1 2 3 4
Tampilkan postingan dengan label Dunia Hukum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Hukum. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 September 2015

Cerita Bullying Paling Parah, Jangan Sampai Terjadi di Indonesia!

Beberapa waktu terakhir, marak sebuah video yang menunjukkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh bocah SMP perempuan kepada temannya. Nampak sang bocah tersebut dengan leluasa menampar dan juga menyiksa secara verbal. Korbannya sendiri hanya diam dan akhirnya menangis. Tanggapan untuk cuplikan ini, miris dan ngelus dada. Kelakuan para pelajar kita sudah sangat di luar batas.

Ya, kejadian tersebut hanya segelitir dari banyaknya aksi bullying yang pernah terekam kamera. Belum lagi yang tidak diungkap pasti sangat banyak. Pemerintah lewat Dinas Pendidikan dan pihak terkait harus segera bertindak tegas agar tidak lahir generasi yang tumbuh mendewasa dengan dendam dan kondisi mental rusak karena jadi korban bullying.


Meskipun sudah demikian parah, namun di luar negeri kasus yang sama bahkan terjadi lebih miris lagi. Tidak dimaksudkan agar memberikan kesan kita lebih beruntung, hanya saja jangan sampai hal itu juga terjadi di negara kita. Nah, berikut adalah deretan kejadian yang berhubungan dengan bullying paling parah.

1. Karena Keseringan Di-bully, Siswa Dibekali Pistol Oleh Ibunya

Sepertinya sangat alamiah sekali untuk melindungi diri saat kita diserang baik verbal maupun fisik. Namun tiap orang memiliki cara yang berbeda. Ada yang memilih untuk sabar dan ada juga yang mencoba untuk melawan dengan cara yang ekstrem. Seperti yang dilakukan oleh remaja 17 tahun bernama Young ini.
Dengan alasan keamanan terhadap bully, ibu satu ini membekali anaknya dengan pistol [Image Source]
Dengan alasan keamanan terhadap bully, ibu satu ini membekali anaknya dengan pistol [Image Source]
Karena keseringan jadi bahan bulan-bulanan teman-temannya, ibu Young yang bernama Chelisa Grimes membekali putranya dengan sebuah handgun. Bukan untuk memecahkan kepala para pengejeknya, namun hanya sebagai peringatan saja. Awalnya hanya bermaksud hanya berjaga-jaga saja, namun siapa sangka jika Young akhirnya benar-benar menggunakan pistol yang diberikan ibunya. Ketika itu Young benar-benar dihina habis-habisan oleh setidaknya 6 orang temannya. Merasa terdesak, ia pun mengeluarkan handgun dari dalam tasnya dan kemudian mengacungkan pistolnya sambil menembakkan sebuah peluru. Melihat ini para pem-bully tadi pun lari tunggang langgang dan tak lama pihak keamanan pun datang. Kabar terakhir menyebutkan kalau Young telah dikeluarkan dari sekolah. Ya, tentu saja orangtua dan remaja tanggung ini beranggapan kalau hal tersebut sangat tidak adil.

2. Di-bully, Seorang Siswa Bunuh Diri Dengan Memakai Kostum Two Face

Adalah hal yang salah besar jika menganggap bullying sama sekali tak berpengaruh kepada korban. Celaan demi celaan ternyata mampu membuat korban melakukan hal-hal gila termasuk memutuskan untuk mengakhiri hidup. Cukup banyak kasus bunuh diri akibat bullying, termasuk salah satu kasusnya adalah yang menimpa siswa Oklahoma bernama Cade Poulos.
Cade Poulos, bocah ini bunuh diri diduga karena jadi korban bullying [Image Source]
Cade Poulos, bocah ini bunuh diri diduga karena jadi korban bullying [Image Source]
Hal mengerikan tersebut terjadi ketika sekolah tempat Cade belajar tengah melakukan perayaan Super Hero Day. Bocah 13 tahun ini sendiri memakai kostum Two Face yang merupakan tokoh jahat di komik Batman. Tanpa dipicu oleh apa pun kemudian Cade berjalan di lorong sekolahnya dan kemudian mengambil sebuah pistol di dalam tasnya. Kemudian ia menembak dirinya sendiri dan seketika itu meninggal dunia. Setelah berhari-hari diketahui jika latar belakang kenapa remaja tanggung ini berbuat nekat adalah karena bullying.

3. Seorang Gadis Cantik Bunuh Diri Gara-Gara Di-bully Terlalu Cantik

Jika biasanya kasus bullying adalah penghinaan untuk hal-hal yang sifatnya tak baik, misalnya miskin, jelek, tidak berprestasi dan sebagainya, tapi hal yang berbeda dialami Jade Stringer. Ia dihina gara-gara terlalu cantik. Memang menurut teman-teman Jade, gadis ini sangat menawan dan cukup populer namanya.
Gadis cantik ini meninggal sia-sia gara-gara dihina terlalu cantik [Image Source]
Gadis cantik ini meninggal sia-sia gara-gara dihina terlalu cantik [Image Source]
Diketahui gadis ini tak hanya disiksa secara verbal ketika di sekolah, tapi juga lewat ribuan chat dan telepon. Karena mungkin tak tahan atas perlakuan yang diterimanya, Jade kemudian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di kamarnya. Aksi solidaritas pun digelar teman-teman Jade lewat media sosial Facebook dan juga Twitter. Di dalam salah satu post diketahui dengan pasti jika semasa hidupnya Jade memang dihina habis-habisan oleh beberapa orang.

Ada satu lagi fakta unik tentang Jade. Ternyata gadis ini adalah aktivis anti bullying di sekolahnya dan sudah beroperasi selama beberapa bulan. Sayangnya, meskipun sangat melawan terhadap aksi bully, ia pun akhirnya menyerah. Hal ini jadi pembelajaran jika siapa pun korbannya bahkan aktivis sekalipun tetap butuh pendampingan.

4. Ibu Seorang Gadis Mencekik Remaja yang Mem-bully Anaknya

Hati orangtua mana sih yang rela anaknya diperlakukan buruk? Hal tersebut juga dirasakan oleh Debbie Piscitella. Wanita ini sangat sakit hati ketika anaknya yang berusia 13 tahun di-bully habis-habisan di Facebook dengan kata-kata yang kasar luar biasa. Kejadian ini tak hanya sekali dan si gadis yang bernama McKenna terlihat sangat depresi dengan hal tersebut.
Debbie Piscitella mencekik pem-bully anaknya dan akhirnya malah dihukum penjara [Image Source]
Debbie Piscitella mencekik pem-bully anaknya dan akhirnya malah dihukum penjara [Image Source]
Debbie pun berbuat sesuatu dengan melaporkan hal tersebut ke pihak sekolah bahkan ke kepolisian. Namun sama sekali tak ada tanggapan yang serius atau lebih tepatnya diabaikan. Suatu ketika ibu dan anak ini tengah berjalan-jalan di mall, kemudian McKenna tiba-tiba meneriaki seorang bocah lelaki yang diduga adalah si pelaku bullying terhadapnya. Spontan sang ibu pun menghampiri si remaja tanggung tersebut dan mencekiknya dengan brutal.

Untungnya si bocah laki-laki tersebut tidak sampai kehabisan napas dan meninggal. Namun akhirnya malah Debbie yang harus merasakan penjara atas aksi balas dendamnya tersebut. Hal ini pun makin bikin McKenna tak karuan. Belum lagi sakit hatinya sembuh gara-gara di-bully, ia harus kehilangan ibunya untuk sementara waktu.

Aksi bullying biasanya adalah hal beruntutan. Artinya, pelaku biasanya adalah mantan korban. Kemudian untuk membalas sakit hatinya di masa lalu, ia pun mencari korban-korban baru. Kemudian korban selanjutnya akan melakukan hal yang sama dan seterusnya. Rantai mengerikan ini harus diputus dan diakhiri agar bullying tidak terus terjadi. Aksi tanggap dan proteksi juga harus dilakukan, tak terbatas apakah kita keluarga si korban atau bukan. Ketika semua orang peduli, maka hal-hal seperti ini pasti bisa disudahi.


(sumber)

Sepasang Paranormal Pemburu Hantu Ditemukan Tewas

VIDEO- Sepasang Paranormal Pemburu Hantu Ditemukan Tewas

SEPASANG lelaki dan perempuan paranormal 'pemburu hantu- yang sering muncul dalam siaran televisi Travel Channel ditemukan tewas Selasa (22/9) akibat bentrok bersenjata dengan aparat keamanan.
Pihak berwenang di Sparks, Nevada, menemukan mayat Mark Constantino, 53, dan mantan istrinya, Debby, 52, tewas dalam sebuah penyelidikan atas dugaan mereka terlibat pembunuhan sebelumnya di Reno.

Polisi Sparks, Letnan Rocky Triplett mengatakan insiden ini "terkait langsung," menurut Associated Press. Keduanya ditemukan tewas, ketika tim SWAT menyerbu apartemen atas adanya laporan peristiwa penyenderaan.
Para pejabat tidak menjelaskan bagaimana korban meninggal, tapi kata petugas, Mark Constantino menembaki petugas yang mendekati pintu apartemen itu. Triplett mengatakan, Rabu, situasi tembak-menembak sudah tak terdengar lagi.
"Subyek terlibat dalam insiden ini tidak ditembak atau terluka oleh tembakan dari aparat penegak hukum," katanya dalam sebuah email kepada Associated Press.
huffingtonpost.co.uk
Pasangan pemburu hantu Mark Constantino, 53, dan Debby Constantino, 52, ditemukan tewas setelah terjadi tembak-menembak dengan aparat kepolisian di apartemen miliknya putrinya.


Polisi mengatakan korban dalam insiden sebelumnya adalah teman sekamar dari Debby Constantino, menurut Reno Gazette-Journal. Pihak berwenang memastikan bahwa Constantino hilang, melalui ponselnya polisi berhasil melacak bahwa dia dan suaminya berada di apartemen putri mereka.

Petugas mendengar beberapa suara tembakan ketika mereka mengetuk pintu apartemen dan mendengar seorang pria berteriak pada polisi untuk meninggalkan. Pria itu mengatakan kepada petugas, "Beri aku 15 menit untuk menangkan pikirku, atau saya akan membunuhnya," kata Wakil Kepala Polisi Reno, Tom Robinson.

Constantinos menjadi bintang dalam serial televisi Travel Channel, termasuk episode ketiak dia tertembak di Mustang Ranch, sebuah rumah bordil di kawasan timur Reno, Goldfield Hotel dan Market Street Cinema di San Francisco.

Zak Bagans, produser Ghost Adventures,dalam titternya menuliskan bahwa kejadian ini merupakan 'hari yang gelap'.

Pasangan ini memiliki sejarah kekerasan dalam rumah tangga. Catatan Pengadilan Distrik Washoe menunjukkan Debby Constantino mendapat undangan hadir pada persidangan perceraian mereka, dan keduanya dijadwalkan untuk muncul di pengadilanyang direncanakan akan digelar Desember.

Polisi Reno, Letnan William Rulla kepada Reno Gazette-Journal menyatakan bahwa Debby Constantino juga adalah korban penculikan yang terjadi sebelumnya dan insiden rumah tangga ini melibatkan Mark Constantino.

Polisi masih belum memberikan penjelasan secara rinci tentang penyebab penembakan serta indentitas korban, serta sandera yang berhasil dibebaskan.
(sumber)

Heboh, Wanita Ini Harapkan Semua Muslim di Riau Mati Karena Asap

Di tengah bencana kabut asap, masyarakat Riau dikejutkan dengan tulisan seorang wanita yang mengharapkan semua muslim di Riau mati karena kehabisan oksigen.
"Semoga kabut asap yang ada di Riau semakin pekat sehingga Orang Islam di Riau mati semua karena kehabisan Oksigen dan Mengurangi Populasi Islam di Dunia," tulis Siagian Nehemia di akun Facebook pribadinya.
Sontak, tulisan itu segera menuai kecaman.
�Saya orang Riau mbak, tolong ya kalau buat status dipikir dulu, dan saya juga beragama Islam, tolong jangan menghina agama Islam ya Mbak," tulis Sarmiati Ami.
�Astagfirullah'alazim semoga Anda dibukakan mata hati anda supaya segera memohon ampun kepada yang maha kuasa,� komentar Firman Saferagic.
Tak cukup mengharapkan Muslim Riau meninggal, Siagian Nehemia juga menyebut Islam agama biadab.
�Itulah agama u suka mengganggap orang lain salah dan menganggap dirinya benar. Sampai hati membunuh orang tak berdosa. Islam agama biadab,� tulisnya lagi.
Saat berita ini diturunkan, akun tersebut telah dihapus. Namun, ribuan netizen telah bergabung dalam komunitas untuk menuntut Siahian Nehemia melalui jalur hukum.

(sumber)

Jumat, 25 September 2015

Diduga Lakukan Pelecehan, Pangeran Arab Saudi Ditangkap di AS

Diduga Lakukan Pelecehan Seks, Pangeran Arab Saudi Ditangkap di AS

Ketika negaranya tengah disorot perihal insiden mematikan di Mina, seorang pangeran Arab Saudi, dilaporkan ditangkap oleh pihak berwenang Amerika Serikat. lasannya, sang putra mahkota memaksa seorang karyawati di sebuah perusahaan real estate di Beverly Hills, Los Angeles untuk melakukan Bercinta dari belakang.

Kepolisian Los Angeles, mengatakan Majed Abdulaziz Al-Saud,(28), ditangkap di hari Rabu.
Namun ia dibebaskan dengan uang tebusan sebesar 300 ribu dollar AS. Menurut polisi dan catatan penjara secara online, dia dibebaskan pada hari berikutnya. Divisi khusus konsulat Departemen Kepolisian Los Angeles mengatakan pangeran Majed tidak memiliki kekebalan diplomatik.

Media Los Angeles Times dalam pemberitannya menyebutkan, polisi dipanggil untuk memeriksa sebuah rumah besar di Beverly. Saat itu polisi menerima laporan bahwa seorang wanita yang berdarah-darah terlihat berteriak minta tolong dan berusaha melarikan diri melalui salah satu tembok rumah.
Seseorang yang tinggal tak jauh dari rumah itu mengatakan, rumah seharga 37 juta US Dollar tersebut disewa oleh seorang berkewarganegaraan asing setahun yang lalu.

Pangeran Majed akan diajukan ke pengadilan pada 19 Oktober 2015 mendatang.
Kedutaan Arab Saudi di Los Angeles dan Departemen Luar Negeri AS belum bisa dihubungi untuk memberikan komentar terhadap kasus tersebut.


(sumber)

Dikeroyok Guru, Siswa SMPN di Pati Digebuki dan Disodok Gagang Sapu

Dikeroyok Guru, Siswa SMPN di Pati Digebuki dan Disodok Gagang Sapu

Kasus penganiayaan diduga terjadi di sebuah sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Pati, Jawa Tengah,. Seorang anak laki-laki berinisial KF (13) mengaku menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah guru di ruang kelas.

Akibat peristiwa itu KF mengalami trauma, mual dan muntah gara-gara 'dikeroyok' oleh gurunya.
Kepada Tribunnews.com, kakak korban bernama Endang membenarkan kejadian tersebut. Menurut Endang, kejadian itu berawal saat delapan siswa--termasuk KF--diminta untuk melepas seragam atasan lantaran tidak mengenakan papan nama alias name tag.

"Guru yang menyuruh bernama Imam. Beliau merupakan guru elektronika," tutur Endang. Endang mengatakan, KF lalu meminjam seragam dari temannya. Sepulang sekolah sekitar pukul 13.00 WIB, imbuh Endang, KF kembali ke ruang guru untuk mengambil seragam dari wali kelasnya yang bernama Narti.

"Saat adik saya ambil baju, Bu Narti bilang 'kuwe ki pancen bjg' (RED--singkatan kata dari bajingan). Tapi dia diam saja dan memakai seragamnya," ujar Endang.. Selesai mengenakan baju, KF kembali dipanggil oleh gurunya tersebut. "Begitu mendekat, langsung kepala adik saya dikeplaki," kata Endang.
Tidak cukup 'mengeplak', guru lain yang merupakan guru Bahasa Indonesia bernama Tatik juga ikut menganiaya.

Endang mengatakan guru bernama Tatik tersebut menyodok KF menggunakan gagang sapu hingga beberapa kali. Berdasarkan pengakuan sang adik, Endang mengatakan KF dipukuli di bagian wajah, telinga dan belakang kepala. Tak cuma itu, telinga KF juga dijewer-jewer.  "Kata adik saya, guru itu menyodok dengan gagang sapu sebanyak lebih dari 15 kali. Bukan cuma itu, selagi di disodok, adik saya juga dipukuli bertubi-tubi," tutur Endang.

Selain kedua guru itu, lanjut Endang, seorang guru bernama Tulus juga ikut menganiaya dengan menarik-narik rambut bagian jambang KF. "Adik saya mengaku sakit sampai teriak-teriak, namun teriakan itu tidak digubris," aku Endang. Mirisnya, penganiayaan yang berlangsung lama, hanya disaksikan oleh para guru yang didekatnya. amun, mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

"Tapi salah satu guru sempat berteriak histeris 'bu tolong jangan dipukuli, itu anak orang bu'. Namun teriakan itu tidak digubris," jelas Endang. Sepulang dari sekolah, KF mampir ke tempat penitipan sepeda di dekat sekolah. Di sana, KF mengaku mual, sakit dan ingin muntah.

Alhasil, imbuh Endang, KF sempat tertidur di tempat penitipan sepeda tersebut karena tidak kuat melanjutkan perjalanan pulang. Sesampai di rumah, keluarga memergoki luka memar di wajah. Sempat emoh bilang, akhirnya KF pun mengaku 'dikeroyok' para gurunya.

Tak hanya itu, akibat pengeroyokan tersebut, KF tidak mau masuk sekolah karena trauma. Keesokan harinya, kakak KF yang bernama Ira (29) mendatangi pihak sekolah. Namun, di sana, sang kakak hanya bertemu staf humas sekolah. "Ira minta bertemu dengan kepala sekolah dan wali kelas. Dia ingin mengadu dan meminta solusi," tutur Endang.

Namun, kata Endang, humas melarang Ira bertemu kepsek dan wali kelas dengan alasan tidak bisa bertemu langsung karena masalah prosedur. "Pihak humas mengaku tidak bisa terima sebelum terkumpul banyak pengaduan dari murid lain terkait kasus yang menimpa KF," ujar Endang, Setelah terkumpul, kata KF, pengaduan akan dikirimkan ke bimbingan konseling dan baru dibawa ke kepsek. Jadi, tidak bisa jika satu kasus diproses begitu saja.

Menurut Endang, dari beberapa informasi siswa di sekolah itu, ada lebih dari lima di antaranya yang cerita ke Ira soal guru-guru yang diduga melakukan penganiayaan.

"Kata mereka, Bu Narti dan Pak Tulus memang terkenal suka main tangan," tutur Endang.
Hingga berita ini disusun, Tribun masih mencoba untuk mengonfirmasi pihak sekolah terkait kasus dugaan penganiayaan ini. Sejauh ini, pihak keluarga korban belum melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke polisi.




(sumber)

Sebut Nama Mantan Ketika Bercinta, Cewek Ini Tewas di Tangan Kekasihnya

Untitled-1





Hiiihhh! Mengerikan sekali pengakuan dari pria yang bernama Fidel Lopez ini. Dia mengakui bahwa dia sangat murka sampai naik pitam, dan terakhirnya menggunakan tangan kosongnya untuk mengeluarkan seluruh isi organ dalam kekasihnya. Pasalnya kekasih si Fidel ini salah sebut nama pria lain sampai 2 kali saat bercinta dengannya. Duhh!

Fidel Lopez
 
Akibat dibutakan rasa cemburu dan kemarahan mendalam akibat pengaruh alkohol, akhirnya Fidel berubah buas bak seorang monster terhadap pacarnya yang bernama Maria Nemeth yang diduga juga sedang mabuk. Maria yang sedang dalam kondisi setengah sadar malahan menyebut nama mantan suaminya sewaktu ia dan Fidel sedang bercinta di dalam apartemen mereka di Florida.

Pembunuh Maria Nemeth

Merasa amat sangat murka, pria berusia 24 tahun ini pun menghajar pintu kaca sampai hancur, meninju dinding sampai berlubang dan menarik pintu kamar mandi sampai lepas dari engsel- engselnya. Setelah itu dia kembali ke kamar dan mulai memutilasi Nemeth yang berusia 31 tahun dengan menggunakan berbagai objek dan terakhirnya, menggunakan tangan kosongnya untuk menarik keluar isi perut wanita malang itu.
Selain itu, pria psikopat ini juga memasukkan botol bir, penggulung rambut dan kepalan tangannya ke dalam organ wanita ini sewaktu dia terkulai tidak sadarkan diri.

Kekasih

Setelah menenangkan diri, Lopez berkata bahwa dia mengangkat mayat wanita itu ke dalam toilet dan menyiramkan air ke wajahnya untuk menghidupkannya kembali. Setelah usahanya sia- sia, dia mencuci tangan, merokok dan akhirnya menelepon polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.

Paramedis yang datang menemukan Lopez sedang menangis di samping tubuh Nemeth yang tanpa busana dan bersimbah darah. Nemeth dinyatakan meninggal di tempat sekitar 30 menit sejak ketibaan paramedis.
Lopez juga sempat berdalih bahwa Nemeth meninggal setelah aksi bercinta mereka lepas kontrol, Dia berkata bahwa Nemeth yang memintanya untuk memasukkan botol bir dan kepalan tangannya akibat mabuk-mabukan minum tequila di apartement. Selanjutnya, Nemeth sendiri yang terjatuh ke dalam toilet untuk muntah namun setelahnya, dia kesulitan bernafas dan Lopez meminta bantuan 911.

Namun tak lama kemudian, Lopez langsung mengubah cerita tersebut dan mengakui bahwa dialah yang benar- benar kalap dan menyerang Nemeth secara brutal. Lopez kini ditangkap dan dikenakan pasal pembunuhan tingkat satu alias terencana. Bagaimana nasib Lopez yang kini sedang dipenjara ini? Semoga ia mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya itu.


(sumber)

Detik-detik Kekejian Tentara Israel Tembak Remaja Palestina

Detik-detik Kekejian Tentara Israel Tembak Remaja Palestina

Keji dan tidak manusiawi. Inilah saat dramatis tentara Israel menodongkan senapannya di dhadapan mahasiswa remaja Palestina. Kemudian mahasiswa menggenakan burka itu ditembak mati karena tidak mau memperlihatkan isi tasnya di pos pemeriksaan. Peristiwa ini ketika seorang tentara Israel bersenjata berhadapan dengan mahasiswa Palestina. Dilansir Daily Mail, mahasiswa bernama Hadeel al-Hashlamon, 18, ditembak di sebuah pos pemeriksaan di Tepi Barat.

Ketegangan terus berlangsung menjelang libur Yahudi dan Muslim pada pekan ini. Jepretan foto memeprlihatkan sebelum mahasiswa itu ditembak mati oleh dua tentara Israel. Kemudian tentara Israel menembaknya karena ada perintah menembak menyusul insiden di kota Hebron, Tepi Barat. Usai penembakan, mahasiswa itu dibawa ke sebuah rumah sakit Israel dalam kondisi kritis.

Ayahnya, Salah al-Hashlamon mengatakan anaknya meninggal dunia akibat tembakan tentara Israel sementara dua tentara Israel itu tidak terluka. Menurut media lokal Palestina, ia telah ditembak 10 kali setelah menolak untuk membuka isi tasnya atau mengangkat tabir wajahnya.

Namun seorang saksi mata mengatakan kepada New York Times bahwa dia ditembak ketika berusaha menunjukkan kepada tentara Israel apa yang ada dalam tasnya. Seorang saksi terpisah, Fawaz Abu Aisheh, 34, mengatakan kepada Times bahwa ia mahasiswa itu tidak tahu bahasa Ibrani ketika kejadian berlangsung.

"Dia terdiam seperti paku, sepertinya dia shock. Dan aku berteriak, 'Dia tidak mengerti bahasa Ibrani!'," ujar salah satu saksi mata."Bahkan jika dia punya pisau, ia harus melompati penghalang setinggi satu meter tinggi mencapai tentara," katanya dan disana terdapat tujuh tentara dengan senjata berat.



(sumber)

Kamis, 24 September 2015

Inilah Komentar Mahasiswa UIN yang Hina Nabi Muhammad

Inilah Komentar Mahasiswa UIN yang Hina Nabi Muhammad

Inilah komentar mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara yang dinilai melecehkan Nabi Muhammad dan ajarannya sehingga membuatnya dipecat dari kampusnya. Tuah Aulia Fuadi mahasiswa tingkat lima Jurusan Ahwal Al Syakhshiyah Fakultas Syari'ah UIN Sumut menulis komentar dengan kalimat yang cukup kontroversi di akun Facebook miliknya. Satu komentar yang dinilai melakukan penistaan agama karena menyebut sebaiknya Alquran direvisi karena sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman.

Begini tulisnya:
"Penafsir tunggal itu hanya rasul dan itu pun satu. sekarang ia sudah mati jd penafsir tunggal it sdh ga ada lg. Yg sebaiknya Alquaraan itu direvisi saja. Minimal kembalikan saja urusan itu ke Negara, Biar negara saja yg merelevansikannya sesuai dengan kebutuhan zaman dan peradaban umat yg lebih progresif, modernis, teknologis dan teknogratis."

Di samping itu menurutnya umat Islam diwajibkan untuk tidak mengikuti Nabi Muhammad langsung secara mentah-mentah, sebab tak ada hadis yang mengharuskan itu.

"Dalam BERNEGARA , kita tidak diwajibkan untuk mengiktui NABI MUHAMMAD langsung secara mentah2. Sebab tak ada hadis yang bunyinya, 'Dabbiru siyasatakum kama ra-aitumuni udabbiru siyasati,' aturlah politik kalian sebagaimana kalian lihat aku mengatur politikku.

Yang ada adalah hadis, 'Shallu kama ra-aitumuni ushalli,' salatlah sebagaimana kalian melihat aku salat.

Kenapa statemen ini hanya disabdakan Nabi dalam hal salat, dan tidak dalam lapangan politik? Jawabannya jelas: karena salat adalah masalah ubudiyyah yang statis, tidak berkembang, dan aturannya final dan terinci.
 

Soal politik adalah soal dinamis, dan karena dinamis maka tidak ada 'politik Nabi'. Politik nabi pas sesuai pd zaman nya. Sementara sekarang bukan lg zaman nabi. tak SETIAP DALAM semua hal kita itu harus mengikuti Nabi."
 

Berdasarkan komentar yang dinilai menyesatkan dan menistakan agama Islam serta membuka forum itu ke media sosial, maka Tuah dipecat dari kampusnya di UIN Sumut. Hal ini dibenarkan oleh Rektor UIN Sumut Prof. Nur Ahmad Fadhil Lubis ketika dihubungi via seluler. "Iya benar, dia sudah kita pulangkan kepada orang tuanya. Itu dilakukan setelah melalui prosedur, baru kita keluarkan SK (pemecatan)," katanya .

Informasi pemecatan itu awalnya dipublikasi oleh akun Imran Purba dalam postingannya di Facebook, dengan judul:

"Kemarin sudah diputuskan ada pemecatan mahasiswa UINSU Medan, yang menghina Allah, Nabi SAW dan Al-Qur'an."

Postingan itu disertai dengan salinan keputusan pemecatan yang ditandatangani oleh Rektor UIN Sumut Prof. Nur Ahmad Fadhil Lubis tanggal 21 September 2015. Tuah Aulia Fuadi merupakan mahasiswa semester V Jurusan Ahwal Al Syakhshiyah Fakultas Syari'ah UIN Sumut.

Aulia mengungkapkan pikirannya di dalam akun Facebook miliknya. Namun di dalam postingannya itu mengundang kecaman dari berbagai kalangan dan masyarakat luas dimana dia dinilai telah melecehkan Nabi Muhammad dan ajaran yang dibawakannya. "Dahulu dizaman rasul, al QURAN itu hadir dalam wajah jelek (tampil di kulit kambeng) udah lah kepalanya botak (tak berbaris) beraroma busuk pula lg itu (yg pastinya bau bangkailah). Dahulu Alquran itu memang parah, kehadirannya primitif, beda dengan sekarang. Alquran yg sekarang sudah maju secara profresif. Ia tampil dlm wajah tampan. (di buku...." tulis Tuah Aulia dalam satu postingannya.

Postingan tulisan ini terlihat sudah dihapus dari kronologi postingan Tuah Aulia di Facebook. Namun beberapa netizen sudah terlebih dahulu menyalin, postingan tersebut sehingga masih bisa ditelusuri.
Tidak hanya itu menurut Nur Ahmad Fadhil Lubis, Tuah Aulia juga diakui beberapa orang saksi yang melihat telah terbukti melempar Alquran di hadapan mahasiswa baru saat berlangsung masa orientasi siswa (MOS).

Ahmad Fadhil mengungkapkan terdapat dua poin yang membuat Tuah Aulia dipecat dari UIN pertama pelanggaran disiplin dan kedua penistaan agama.

Pelanggaran disiplin termasuk saat dia menjadi instruktur MOS di UIN.
"Dia sebagai instruktur, menggunakan hal-hal di luar itu. Seperti mencampakkan Alquran ke tanah dan diambilnya kembali sambil mengeluarkan kalimat yang menjelekkan Alquran," jelas Ahmad Fadhil.
Menurutnya tindakannya itu sudah diperingatkan oleh pihak rektorat, tapi kemudian dia membuka forum tersendiri di media sosial yang dinilai mencemarkan nama baik UIN.



(sumber)

Jelang Subuh, Dua Begal Sergap Kohar dan Calon Istrinya di Pinang Ranti

 Jelang Subuh, Dua Begal Sergap Kohar dan Calon Istrinya di Pinang Ranti

Abdul Kohar (31) terpaksa mendapatkan lima jahitan di kepala karena mempertahankan tas yang berisi uang Rp 25.000. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pintu I TMII tepatnya di depan Taman Anggrek, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, sekira pukul 03:30. 

Abdul mendapatkan lima jahitan setelah menderita sabetan celurit dari dua orang perampok yang berusaha merebut tas selempang miliknya. Kejadian bermula saat korban bersama calon istrinya Lely (29) melintas di lokasi.

"Saat itu, korban bersama pacarnya, mencoba berisitirahat di atas motor karena kelelahan usai pulang bekerja," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Umar Faroq. Pada saat duduk itu, tiba-tiba datang sebuah motor yang ditumpangi dua orang pria langsung memepet kedua korban.

Saat itu, pelaku langsung meminta uang secara paksa kepada korban. Mendapati hal tersebut, korban langsung menolaknya. Pelaku yang tidak senang, kemudian mengincar tas selempang milik korban, hingga akhirnya terjadi aksi tarik menarik tas antar pelaku dan korban. "Ketika diminta uangnya, korban menolak. Kemudian pelaku langsung mencabut celurit yang dibawanya dan menyabetkannya ke kepala korban," ungkap Umar.

Korban yang tidak berdaya setelah mendapatkan sabetan di kepala, akhirnya merelakan tas yang berisi uang Rp 25.000, kartu ATM, KTP, SIM, dan kartu Jamsostek. "Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka gores di atas telinga dan mendapatkan lima jahitan," tambahnya. Aparat kepolisian yang mendapati laporan itu langsung melakukan olah TKP untuk kemudian kasusnya ditangani Polsek Makasar.

Pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya tersebut kini dalam pengejaran aparat berwajib.



(sumber)

Ributi Tato Hello Kitty, Kemaluan Siswi SMA Ini Ditubles Botol Bir


 
Kenakalan remaja saat ini semakin memprihatinkan. Seperti yang terjadi di Bantul, 10 remaja menyekap seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) asal Berbah, Sleman secara sadis. Tidak hanya menyiksa, mereka juga tega memasukkan botol minuman jenis bir ke dalam kemaluan korban.

Perbuatan sadis itu dilakukan di kamar kos milik Linggar Praditya, di Dusun Saman RT10 Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul. Peristiwa bermula saat Bunga (18), bukan nama sebenarnya, dijemput oleh tiga teman tersangka Ratih di sebelah selatan Outlet Biru (OB) Nologaten, Yogyakarta. Tiga orang itu mengatakan ingin melindungi Bunga dari permasalahan dengan tersangka Ratih.

Korban selanjutnya diboncengkan M (19) menuju ke kos Linggar Praditya di Dusun Saman.
Sesampai di kos yang dituju, Bunga langsung disuruh masuk ke salah satu kamar di kos tersebut.
Selanjutnya, korban diminta membuat surat pernyataan agar tidak menuntut, tetapi tiba-tiba ia dibekap oleh salah seorang teman pelaku dari belakang.

Saat itu pula Ratih menendang Bunga dari belakang bersama rekannya yang lain. Lantaran berusaha memberontak, akhirnya tangan dan kaki korban diikat menggunakan rafia. Mulutnya pun dibekap menggunakan kaos dalam warna putih.

Tak cukup sampai di situ, bahkan rambut dan celana dalam Bunga dipotong menggunakan gunting.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Muhammad Kasim Akbar Bantilan, mengatakan penyekapan ini memang dilakukan secara sadis.

Pelaku tega memasuki kemaluan korban menggunakan botol bir setelah diolesi hand body lotion dan lem cair. Dalam penyekapan ini memang ada yang di luar batas kewajaran," . Ia menjelaskan, korban berhasil kabur , saat para pelaku lengah. Bunga berpura-pura meminta izin untuk buang air besar (BAB). Saat itu juga, ia berhasil kabur dan meminta tolong pada pemilik kos dan mengatakan bahwa dirinya baru saja disekap.

Bunga bersama pemilik kos langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Sewon. Selanjutnya, Polisi langsung bergerak cepat untuk menangkap pelaku tetapi hanya M dan GT (16) yang berhasil tertangkap.
Sejauh ini, baru diketahui dua orang saja yang satu sekolah, sedangkan yang lain menyebar.

Tersangka Ratih yang menjadi otak penganiayaan diketahui merupakan seorang janda yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. "Yang masih dalam pengejaran ada delapan orang," papar Akbar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, awalnya Bunga dan Ratih saling ejek tato Hello Kitty.
Bunga menyunting gambar tato Hello Kitty yang dimiliki Ratih kemudian menyandingkan dengan tato miliknya dan dipasang di gambar profil BBM.

Berawal dari situlah korban dan pelaku perang status. Namun rupanya, Ratih menyimpan dendam sehingga berujung pada penyekapan di Sewon. "(Pelaku) Dikenakan pasal berlapis. Ancaman hukuman di atas 7 tahun untuk penganiayaan, kemudian merampas kemerdekaan seseorang ancaman hukumannya 8 tahun," ungkap Akbar.





(sumber)

Gagal Tahan Nafsu, TKW di Singapura Bercinta dengan Anak Majikannya

Gagal Tahan Nafsu, TKW di Singapura Bercinta dengan Anak Majikannya

Jika nafsu sudah membara, apa pun akan dilakukan demi menuntaskan nafsu tersebut.
Hal inilah yang baru saja dilakukan perempuan yang bekerja sebagai pembantu di Singapura.
Pembantu ini usianya 28 tahun, tapi nekat bercinta dengan anak majikannya yang masih berusia 14 tahun.

Perempuan ini pun diganjar hukuman penjara selama 10 bulan. Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja sebagai pembantu ini berasal dari Indonesia. Ia mengaku sudah menuntaskan nafsunya dengan bercinta dengan anak majikannya di rumah.

TKW ini datang ke Singapura pada akhir Juni tahun ini dan mulai bekerja untuk keluarga anak itu. Sekitar 07:00 waktu setempat pada 5 September, anak itu berada di rumah dengan wanita lain dan si pembantu.
Orang tua dan paman si anak telah pergi.  Anak itu kemudian bermain kartu dengan si pembantu.
Singkat cerita, kemudian si anak pergi ke kamar.

Sekitar satu menit kemudian, si pembantu itu datang ke kamarnya. Saat si anak duduk di kursi depan meja komputer, si pembantu datang dari belakang dan mencium pipi hingga lehernya. Si anak berusaha untuk kabur dengan berjalan ke arah pintu. Namun, pembantu ini tampaknya sudah tak bisa menahan nafsu yang menggunung.

Sebelum si anak kabur, pembantu ini memeluknya dan mulai melucuti celana pendek dan celana dalam si anak. Si anak pun hanya bisa pasrah ketika si pembantu makin beringas melampiaskan nafsunya.
Kemudian, si pembantu membawa anak itu ke sebuah kasur dan bercinta.

Kasus ini akhirnya terungkap, dan pengadilan setempat menjatuhkan hukuman penjara selama 10 bulan kepada si pembantu. Selain dihukum karena telah berhubungan intim dengan anak di bawah umur, si pembantu juga terancam dapat hukuman tambahan yang lebih berat. Pasalnya, ternyata dalam persidangan, terkuak si pembantu memilliki penyakit menular bercinta.



(sumber)

Rabu, 23 September 2015

IBU INI DISEKAP DAN DIPERKAOS BOCAH-BOCAH

Pelakunya Dibawah Umur,  Anjeli Tidak Mau Memaafkan Orang yang Telah Memperkosanya


Kasus penculikan dan penyekapan terhadap Anjeli yang terjadi di sebuah indekos di dusun Saman, Bangunharjo, Sewon mulai disidangkan. Hanya saja sidang ini belum menyeret seluruh tersangka dan hanya menyidangkan berkas perkara atas nama NK, satu tersangka yang masih berstatus di bawah umur.
Hal ini terjadi lantaran sesuai dengan aturan peradilan anak, maka kasus tersebut harus segera disidangkan.
Sebelumnya, proses difersi atau mediasi juga sudah dilakukan antara korban dan tersangka. Namun rupanya, Anjeli yang menjadi korban enggan memberikan maaf sehingga kasus tersebut harus berlanjut ke meja hijau.

Sidang perdana dengan terdakwa NK digelar di PN Bantul sekitar pukul 12.00 dipimpin Ketua Majelis Hakim Intan Tri Kumala Sari ini berlangsung tertutup. JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul, Heradian Salipi mengungkapkann, NK didakwa dengan pasal alternatif.

Pertama, ia didakwa pasal 170 ayat 1 dan 2 Junto pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 7 tahun. Kedua, didakwa pasal 351 tentang penganiayaan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman kurungan 2 tahun 8 bulan dan ketiga pasal 333 ayat 1 tentang merampas kemerdekaan seseorang dengan ancaman hukuman 8 tahun.

Peran NK cukup banyak dalam kasus penganiayaan yang terjadi di sebuah kos di Dusun Saman, Bangunhajo, Sewon, Bantul itu.



(sumber)

Detik-detik Memilukan Tewasnya Aktivis Perempuan Mesir di Pelukan Suami

Detik-detik Memilukan Tewasnya Aktivis Perempuan Mesir di Pelukan Suami

Sebuah foto memilukan menunjukkan detik-detik saat aktivis Mesir, Shaimaa el-Sabagh (32), tewas seraya memeluk suaminya usai dihujam timah panas oleh polisi. Dengan bersimbah darah, tubuh Shaimaa pun lunglai usai menerima tembakan dari polisi. Tubuh Shaimaa pun dipeluk oleh sang suami. Alih-alih ingin menyelamatkannya, sang suami harus menerima pil pahit usai Shaimaa dinyatakan tak bernyawa.

Shaimaa turut serta dalam unjuk rasa memperingati empat tahun tumbangnya rezim Presiden Mesir Hosni Mubarak. Perempuan yang memiliki putra berusia 5 tahun itu ditembak di bagian kepala dan badan saat menaruh karangan bunga dan berbagai ungkapan duka cita di dekat Lapangan Tahrir.

Sebuah rekaman video menunjukkan momen sebelum Shaimaa meregang nyawa. Aktivis kiri dari Aliansi Populer itu tengah membawa poster dan meneriakkan "roti, kebebasan dan keadilan sosial", slogan utama yang diteriakkan dalam Revolusi 2011.

Lalu, rekaman itu menampilkan seorang aparat bersenjata mengenakan masker berwarna hitam berdiri di dekat aksi massa tersebut. Terdengar, teriakan "tembak, tembak" sebelum suara pistol meletus.
Perempuan berusia 32 tahun itu tumbang seketika dan sempat ditolong oleh temannya, Sayyed Abu el-Ela yang merupakan pengacara. Shaimaa sempat dilarikan dari lokasi penembakan, namun dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Hari ini waktu setempat, seratusan orang memperingati tewasnya Shaimaa di Alexandria. Seorang demonstran berkicau,"Dia (Shaimaa) ingin menaruh mawar di Tahrir. Hari ini, kami menaruh mawar untuk Shaimaa setelah polisi menembak dan membunuhnya."


(sumber)

Lihat, Tanpa Kesulitan Mantan Karyawan Pengisian Uang di Medan Curi Kotak Uang ATM


Satu pelaku pembobol ATM Rp 100 juta, ditangkap Polisi Sektor Medan Sunggal.
Kapolsek Medan Sunggal Komisaris Polisi Harry Azharmengatkan, pelaku pembobolan merupakan mantan pekerja pengisi uang ATM. "Pelaku inisial TS (26) warga Jalan Marindal Gang Madrasah Kelurahan Harjo Sari Kecamatan Medan Amplas, ia merupakan mantan karyawan di PT. Advantage datang ke tempat kejadian perkara (TKP) ATM Bank Mandiri Simpang Jalan Rajawali Kelurahan Sei Kambing B Kecamatan Medan Sunggal," kata Harry di Polsek Medan Sunggal.

"Kemudian membobol ATM tersebut sekitar 5-10 menit dan mengambil satu box berisi uang tunai dari ATM tersebut kemudian melarikan diri."  Harry menambahkan, pelaku bisa membobol mesin ATM, karena dia memiliki kode kunci mesin tersebut. Makanya dengan mudah membobol mesin ATM Mandiri.
Hingga saat ini, kata Harry, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain.

"Pelaku lain membawa kendaraan yang digunakan mereka dalam beraksi. Untuk pelaku TS kita amankan  Uang yang diamankan dari pelaku Rp 40 juta," katanya.

(sumber)

Selasa, 22 September 2015

Sat Pol PP Perempuan Dicekoki dan Dijual Komandan ke Pria Hidung Belang

Sat Pol PP Perempuan Dicekoki dan Dijual Komandan ke Pria Hidung Belang

NB (27), perempuan pegawai honorer Badan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandar Lampung, mengaku menjadi korban perdagangan orang yang dilakukan atasannya berinisial RS. RS adalah komandan pleton tempat NB bertugas. NB melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Bandar Lampung. Laporan polisi itu bernomor LP/B/3707/IX/2015/LPG/Resta Balam. NB melapor ke polisi dua hari setelah mengalami peristiwa traumatik itu.

NB menceritakan, pada Rabu (2/9) malam, ia dihubungi oleh RS. "RS bilang ke saya untuk ikut dia. RS tidak memberitahu mau kemana," ujar NB saat dihubungi Tribun, Senin (21/9) malam. NB mengiyakan ajakan RS. Sekitar pukul 21.00 WIB, RS datang menghampiri NB yang berada di tempat temannya di Garuntang. NB, mengatakan, RS menjemputnya bersama dengan temannya sesama Pol PP berinisial TH, dan seorang lelaki berinisial AR.

Mereka lalu pergi menaiki mobil menuju karaoke MGM. Di tempat karaoke itu, papar NB, RS memesan minuman beralkohol. Menurut NB, ia dipaksa RS minum minuman keras tersebut. Awalnya, NB menolak sampai menangis.

Namun karena terus didesak, NB minum dalam keadaan terpaksa. "Baru minum sedikit saya langsung muntah karena tidak pernah minuman seperti itu," tutur dia. Sekitar pukul 02.00 WIB, mereka keluar dari tempat karaoke.

NB menuturkan, mereka menuju rumah RS di daerah Kupang, Telukbetung. NB mengaku ia diturunkan di pinggir jalan, sementara RS, TH dan AR masih di dalam mobil. NB tidak tahu apa yang terjadi di dalam mobil.

Tak lama mobil itu pergi meninggalkan NB seorang diri di pinggir jalan. Belakangan diketahui AR, TH dan RS pergi menuju mesin anjungan tunai mandiri (ATM) mengambil uang. Menurut NB, AR memberikan uang ke RS.

Uang tersebut diminta RS dengan alasan untuk beli susu dan karena sudah membawa NB ikut karaoke. Ketiga orang itu kembali lagi menghampiri NB. RS pulang ke rumahnya begitu juga dengan TH. Tinggallah NB seorang diri.

NB mengatakan, RS menyuruhnya pulang bersama AR. Tak ada pilihan. NB menumpang mobil AR. Pada saat di dalam mobil, AR mengajak NB menginap di hotel. NB ketakutan sampai menangis. Ia menolak ajakan AR.

Menurut NB, AR kasihan melihat dirinya. Akhirnya AR mengantar NB pulang ke rumah kekasihnya. NB menuturkan, pada saat dalam perjalanan ke rumah kekasihnya, AR menceritakan bahwa ia sudah memberi RS uang.

NB mengatakan, kekasihnya sempat mendatangi rumah AR menanyakan peristiwa tersebut. Menurut NB, AR menceritakan bahwa pagi hari usai mengantar NB pulang, RS menghubungi AR menanyakan tentang "pelayanan" NB.

RS mengira AR dan NB melakukan tindakan asusila. Padahal, malam itu AR mengantar NB pulang. Usai peristiwa itu, NB mengaku takut masuk kerja. "Saya trauma dan mendapat ancaman dari RS," tutur NB.
Periksa 4 Saksi


Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya (tengah menunjuk)/ Tribun Lampung.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Bandar Lampung membenarkan sudah menerima laporan trafficking dari NB. Pihak kepolisian sudah menindaklanjuti laporan NB dengan memeriksa para saksi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya saat ini sudah memeriksa empat saksi. "Kami sudah periksa saksi korban dan orang-orang yang terkait dengan masalah itu," ujar dia.

Dery menuturkan, pihaknya akan memeriksa beberapa saksi lain sebelum memeriksa saksi terlapor. "Kami butuh keterangan saksi lain yang mendukung keterangan korban," kata dia. Setelah semua saksi diperiksa, kata dia, pihaknya akan melakukan gelar perkara.



(sumber)

Mobil Ambulans Delay, Dokter Digebuki Enam Pria di Kamar Darurat


Apes benar dokter pria di Distrik Sitapur, Uttar Pradesh, India, ini. Dia digebuki enam pria depan pasiennya. Dalam rekaman video yang diambil menggunakan kemera, terlihat dokter malang itu dijambak dan diseret keluar kamar darurat di rumah sakit pemerintah.

Menurut laporan media setempat enam pria kejam itu menganiaya dokter lantaran mobil ambulans yang digunakan untuk membawa pasien tidak tepat waktu alias molor. Adapun sang dokter mengaku dia digebuki lima pria saat tengah memeriksa pasien di bangsal darurat.Sayangnya, polisi yang datang ke rumah sakit gagal membekuk para pelaku lantaran keburu kabur.


(sumber)

Jelang Malam Jumat, Sepasang Kekasih 'Berkelakuan Iblis' di Masjid

Jelang Malam Jumat, Sepasang Kekasih 'Berkelakuan Iblis' di Masjid

Kasus pencurian kotak amal (celengan) masjid bukanlah sesuatu yang baru. Sering kali terjadi dan aksi pelaku/pencuri terekam melalui closed circuid television atau CCTV. Terbaru, diduga sepasang kekasih di Melaka, Malaysia, mencoba mencuri kotak amal milik Masjid Asyakirin, Bachang.

Pencurian itu gagal karena pelaku tak dapat membuka kunci kotak. Melalui beberapa suntingan gambar dari CCTV, sekitar pukul 15.00, gelagat pasangan tersebut, berpura-pura untuk salat, lalu mencoba memecah kotak amal di tempat salat pria. Kotak amal tersebut dibanting berulang kali, namun tetap gagal pecah. Si pencuri akhirnya pergi.

Suntingan gambar tersebut ternyata di-posting pada Facebook hingga menjadi viral.
Berikut suntingan gambar itu:

[Rekaman 1. FOTO: CCTV/MYNEWSHUB.CC]

[Rekaman 2. FOTO: CCTV/MYNEWSHUB.CC]

[Rekaman 3. FOTO: CCTV/MYNEWSHUB.CC]

[Rekaman 4. FOTO: CCTV/MYNEWSHUB.CC]




(sumber)

Marah karena Terlalu Kecil, Istri Hancurkan Mobil Mewah Hadiah Suami

Marah karena Terlalu Kecil, Istri Hancurkan Mobil Mewah Hadiah Suami

Para pejalan kaki di sebuah jalan di China seakan tak percaya melihat seorang wanita menghancurkan mobil Audi Q7 kondisi baru yang sangat mahal.

Menurut cerita yang diunggah oleh Liveleak dan dilansir Yahoo 7News, Audi tersebut adalah hadiah dari suaminya. Namun karena merasa mobil tersebut terlalu kecil untuk keluarga, si istri tak puas lalu dan menghancurkannya.

Dengan marah ia memukul kaca jendela dan bagian lain. Sedangkan orang-orang yang berada di dekat tempat itu hanya bisa melongo seakan tidak percaya begitu mudah wanita itu merusak benda mahal.
Audi Q7 baru harganya lebih dari $100.000 AS (sekitar Rp 1,4 Miliar). Sedangkan pendapatan tahunan China rata-rata hanya sedikit lebih dari $ 10.500 AS.

Benar atau tidaknya kisah dibalik penghancuran mobil mewah oleh istri yang marah karena dibelikan mobil kecil oleh suami, yang pasti wanita itu telah merusak ratusan ribu dolar dalam hitungan detik. Nilai itu bahkan jauh lebih besar dibanding rata-rata pendapatan  yang berhasil dikumpulkan warga China dalam setahun.


(sumber)

Senin, 21 September 2015

Ini Dia Anak Pengusaha Penampar Polisi Lalu Lintas

 Ini Dia Anak Pengusaha Penampar Polisi Lalu Lintas


Kasus penamparan terhadap Brigadir Refandy, anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Medan, yang dilakukan oleh anak seorang pengusaha mesin dan alat-alat berat di kawasan Jl Asia, Medan, terus bergulir. Terduga pelaku, sesuai berkas acara pemeriksaan, diketahui bernama William alias Alung, telah dimintai keterangan di Mapolresta Medan. Lelaki kelahiran Medan, 9 Januari 1989 ini diperiksa terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukannya pada Brigadir Refandy.


Peristiwa ini terjadi 14 September 2015. Ketika itu, Brigadir Refandy yang sedang bertugas di kawasan Jl Pandu, Jl Asia, dan sekitarnya, mencoba mengurai kemacetan dengan melakukan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.

Salah satu yang ditertibkan adalah mobil yang diparkir di depan Toko Naga Mas Murni, Jl Pandu, milik orangtua William. Mobil ini diparkir berlapis dua.

"Saya bertanya, itu mobil siapa. Ternyata mobil milik pengusaha toko ini. Saya kemudian bilang, supaya mobil tersebut dipindahkan karena keberadaannya mengganggu arus lalu intas," kata Fandy kepada wartawan.

Menurut dia, pemilik toko sebenarnya tidak mempermasalahkan tegurannya. Tapi entah kenapa, William mengomel-ngomel.

"Kata dia, 'yang lain, kok, tidak ditilang? Kan banyak yang parkir berlapis juga'. Saya bilang, mobilnya tidak ditilang. Cuma ditertibkan agar jangan parkir berlapis karena bikin macet. Yang lainnya juga akan ditertibkan. Tapi satu-satu lah, mana bisa saya lakukan tindakan ini sekaligus, kata saya. Tapi entah bagaimana, setelah itu, tiba-tiba dia memukul kepala saya, dekat kuping sebelah kiri," ujarnya.



(sumber)

Related Items Anak menyiksa pengasuh Baby Sitter Terkutuk Ini Tertangkap CCTV Sedang Menyiksa Anak Majikannya!

cctv

Ayah ini sudah lama mencurigai terhadap perilaku pengasuh putrinya, seringkali menemukan luka aneh yang diaku anaknya itu adalah luka kecil akibat jatuh. Namun yang namanya orang tua tidak percaya begitu saja. Kedua orang tua dari anak ini adalah orang sibuk dan memutuskan untuk menggunakan pengasuh dirumah.

Untuk membuktikan kecurigaannya, sang ayah secara diam diam memasang CCTV untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi dan memantau keadaan rumah. Dan hasil nya membuat ayah ini marah besar, sang pengasuh yang harusnya mengasuh malah menyiksa anak yang tidak berdosa ini, pukulan, tendangan dan siksaan lainnya diterima anak kecil ini.

Senakalnya anak kecil ini bukanlah alasan untuk menyiksa seperti ini!


(sumber)
  • Blogger news

  • Blogroll

  • About