1 2 3 4
Tampilkan postingan dengan label Dunia Travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Travel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 September 2015

Terkuak! Bisnis Travel Pertama Inggris Ternyata ke Mekah


Terkuak! Bisnis Travel Pertama Inggris Ternyata ke Mekah
Selama ini banyak orang menganggap bisnis travel pertama perushaan Inggris adalah paket perjalanan ke Tenerife. Ternyata itu salah!
Sebuah penelitian mengejutkan menemukan bisnis travel pertama Inggris justru sebuah paket perjalanan ke Mekah, Arab Saudi. Temuan ini sekaligus mengubah anggapan yang menyebutkan bisnis travel pertama Inggris adalah paket perjalanan ke Tenerife pada akhir abad ke-19. Adalah peneliti dari St John's College, University of Cambridge, DR John Slight yang mengungkapkan penemuan mengejutkan tersebut.
Slight, mengutip laman asianimage.co.uk, Minggu, 27 September 2015, menyebutkan pemerintahan kolonila Inggris di India menghadapi masalah besar pada tahun 1880-an.

Kala itu pemerintah kolonial Inggris melihat adanya eksploitasi dan kondisi jorok selama umat muslim India melakukan perjalanan suci. Kondisi ini merupakan puncak dari buruknya penanganan perjalanan haji.
Otoritas Inggris pun akhirnya meminta Thomas Cook and Son untuk memperbaiki kondisi tersebut. Secara resmi, pemerintah Inggris baru meminta perusahaan Thomas Cook pada tahun 1886.
Pemanggilan ini terjadi setelah muncul skandal tenggelamnya kapal pengangkut jemaah haji India.
Perusahaan diberikan kontrak untuk mengelola tiket, perjalanan kereta, kapal, serta pemenuhan logistik bagi jemaah haji asal India.

Namun, kontrak proyek tersebut dihentikan pada pada 1893 setelah bisnis yang dijalani kerap merugi.
"Beberapa pejabat pemerintah mengatakan kami tak sanggup melakukan perbaikan," kenang John Mason Cook, putra Thomas Cook.

Semula, ungkap Dr Slight, penyelenggaraan haji ditujukan untuk mencegak penyebaran penyakit. Seiring waktu, bisnis ini akhirnya terbelit pada urusan birokrasi. Pada pertengahan abad 19, otoritas Inggris akhirnya meningkatkan perannya dalam mengelola haji. Harapannya Inggris ingin dianggap sebagai teman dan pelindung Islam.

Namun masalah kembali muncul. Para jemaah haji ternyata tak sanggup membiayai kepulangan.
Solusi pun dibuat Inggris dengan membayar biaya repatriasi dan menerbitkan formulir khusus. Lagi-lagi, mekanisme ini justru membuat banyak tagihan yang tak dilunasi.

"Ini merupakan salah satu konsekuensi yang tak diperhitungkan penguasa Inggris dalam perannya menangani dunia Islam yang besar," ujar DR Slight.
Rencananya, buku DR Slight berjudul Kerajaan Inggris dan Haji (The Britis Empire and The Hajj) akan mulai terbit bulan depan.

(sumber)

Sabtu, 26 September 2015

Kampung Madras, Bukti Bahwa Indonesia Lebih Beragam dari yang Sering Kita Kira

Di Sumatera Utara ada sebuah kampung istimewa yang dikenal dengan Kampung M07adras atau Kampung Keling, yang menjadikan tempat ini sebagai wisata adalah karena kampung ini ditinggali oleh komunitas India. Di tempat ini, pengunjung akan merasakan suasana seperti di India meskipun sebenarnya kampung ini berada di Medan.

Di kecamatan Polonia, kota Medan, kawasan kampung Madras dihuni oleh warga keturunan India sejak tahun 1873. Nenek moyang mereka dari etnis Tamil, datang ke Medan untuk bekerja di perkebunan. Awalnya memang hanya 25 orang saja, tapi terus berkembang sampai sekarang.
Salah satu profesi masyarakat di kampung Madras
Salah satu profesi masyarakat di kampung Madras [imagesource]
Kampung Madras atau juga disebut dengan Little India menjadi salah satu kebanggaan kota Medan dengan keunikan kebudayaannya dan bangunan tua yang masih terjaga. Di kampung ini, masih banyak terdapat kuil umat Hindu, dan yang terbesar sekaligus tertua adalah kuil Sri Mariamman yang sudah berdiri sejak tahun 1884.
[Image Source]
Penduduk kampung Madras [Image Source]
Sekarang ini, nama Kampung Madras lebih sering digunakan daripada sebutan Kampung Keling. Kata Keling kurang disukai oleh penduduk ini karena lebih bersifat seperti ejekan. Selain itu, dalam bahasa India juga tidak ada istilah Keling. Sedangkan Madras, mencerminkan tanah asal nenek moyang mereka dahulu. Saat ini keturunan India yang ada di Medan bukanlah orang-orang yang datang langsung dari India. Mereka adalah generasi ketiga atau keempat dari pendatang pertama sehingga sudah banyak yang tidak bisa berbahasa India. Jadi, meskipun berasal dari keturunan India, mereka adalah murni orang Indonesia, mengingat mereka lahir dan besar di Indonesia.
Masyarakat Kampung Madras adalah orang Indonesia Asli
Masyarakat Kampung Madras adalah orang Indonesia Asli [imagesource]
Hingga tahun 1950an, kawasan kampung Madras masih banyak dihuni oleh banyak warga keturunan India. Namun keadaan ekonomi yang sulit akhirnya membuat mereka terpaksa pindah ke tempat lain. Kini, kampung Madras lebih banyak dihuni oleh warga keturunan Tionghoa. Penduduk keturunan India ini sekarang hidup berdampingan dengan etnis lain yang ada di kampung Madras dengan baik tanpa perbedaan asal-usul atau ras mereka karena mereka semua adalah orang Indonesia.
[Image Source]
Hiasan khas Hindu di kuil Sri Mariamman [Image Source]
Namanya komunitas India, maka daerah ini juga banyak terdapat bangunan atau budaya yang berbau India. Selain kuil-kuil seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, di kampung Madras juga sudah banyat terdapat rumah makan yang menjual masakan India, atau barang-barang dan pakaian khas India. Uniknya lagi, barang-barang seperti pakaian ini didatangkan langsung dari India.

Wah, siapa sangka jika ternyata masih ada komunitas India dengan kebudayaan yang masih kental di Indonesia, ya. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memang negara yang begitu beragam dan tentu saja keberagaman tersebut memang seharusnya bukanlah menjadi pemisah kita. Jadi, kapan kamu ingin mencobaa berkunjung ke Kampung Madras?


(sumber)

Aneh, Pria dan Wanita di Kota Ini Hidup Terpisah

Libya Ada pemandangan unik yang terjadi di sebuah kota tua di Libya. Ghademes, pemukiman yang dikenal dengan Cydamus ini memiliki gaya arsitektur domestik yang luar biasa sehingga membedekannya dengan kota par-Sahara lainnya. Anehnya, di kota ini para pria dan perempuan hidup terpisah.
Di kota ini pemerintahnya melarang kaum pria dan perempuan untuk tinggal bersama. Hal ini dilakukan karena penerapan hukum islam yang masih kental di kota ini.


Rumah-rumah yang berada di sepanjang gurun dari Libya ke Mauritania ini memiliki dua lantai utama. Lantai dasar biasanya berbentuk cekung dan diakses melalui pintu yang terbuka ke lorong sempit menuju ke ruang berbentuk persegi panjang. Lantai pertama biasa terdapat loteng, ruang tamu dan kamar tidur. Kadang-kadang juga lantai dua dibuat dengan tata letak yang sama.


Teras rumah yang berdekatan dan bergabung satu sama lain ini membentuk cityscape terbuka. Teras biasanya digunakan untuk kaum hawa yang ingin berkomunikasi bersama teman maupun tetangga. Sedangkan dibagian bawah umumnya diperuntukan bagi para pria untuk melakukan aktivitas mereka sehari-hari.





(sumber)

Rangkaian ritual untuk menjadi haji mabrur


Ilustrasi urutan ibadah haji

Cobaan masih membayangi jutaan jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah suci mereka. Setelah jatuhnya katrol bermuatan 1.000 ton di Masjidil Haram beberapa pekan lalu, kini tragedi berujung kematian kembali terjadi di Mina.

Bukan untuk pertama kalinya, namun tercatat sudah delapan kali tragedi mematikan terjadi di Mina. Tahun ini, sekitar tiga juta jemaah dari seluruh dunia berbondong-bondong berjalan di Mina untuk melakukan ritual setelah wukuf di Arafah.

Tragedi terinjak-injaknya jemaah di Mina, Arab Saudi, adalah bagian dari rangkaian ibadah haji terjadi pada saat para jemaah hendak melakukan ibadah melempar jumarat (batu) sebagai simbolis pengusiran setan ke Jumrah Aqobah.

Batu yang digunakan para jemaah diambil dari bukit Muzadlifah usai melakukan ibadah puncak haji yakni wukuf di Arafah. Jemaah kemudian meneruskan perjalanan ke Mina untuk melaksanakan ibadah melontar jumarat.

Mina adalah sebuah lembah di padang pasir yang terletak 5 kilometer sebelah timur kota Mekkah, Arab Saudi. Mina terletak di antara Mekkah dan Muzdalifah. Mina, mendapatkan julukan kota tenda, karena berisikan tenda-tenda untuk jutaan jemaah haji seluruh dunia.
Adapun urutan haji yang perlu diketahui adalah sebagai berikut:
  • Sebelum 8 Dzulhijjah (sistem penanggalan dalam kalender Islam), umat Islam dari seluruh dunia mulai berbondong untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjid Al Haram, Makkah.
  • 8 Dzulhijjah, jemaah haji bermalam di Mina. Pada pagi 8 Zulhijah, semua umat Islam memakai pakaian Ihram (dua lembar kain tanpa jahitan sebagai pakaian haji), kemudian berniat haji, dan membaca bacaan Talbiyah. Jemaah kemudian berangkat menuju Mina, sehingga malam harinya semua jemaah haji harus bermalam di Mina.
  • 9 Dzulhijjah, pagi harinya semua jemaah haji pergi ke Arafah. Kemudian jemaah melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang luas ini hingga Maghrib datang. Ketika malam datang, jemaah segera menuju dan bermalam di Muzdalifah. Di waktu inilah biasanya menjadi patokan bagi umat muslim dunia lainnya merayakan Hari Raya Iduladha.
  • 10 Dzulhijjah, setelah pagi di Muzdalifah, jemaah segera menuju Mina untuk melaksanakan ibadah Jumrah Aqabah, yaitu melempar batu sebanyak tujuh kali ke tugu pertama sebagai simbolisasi mengusir setan. Setelah mencukur rambut atau sebagian rambut, jemaah bisa Tawaf Haji (menyelesaikan Haji), atau bermalam di Mina dan melaksanakan jumrah sambungan (Ula dan Wustha).
  • 11 Dzulhijjah, melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
  • 12 Dzulhijjah , melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
  • Sebelum pulang ke negara masing-masing, jemaah melaksanakan Thawaf Wada' (thawaf perpisahan).
  • Untuk menghindari penumpukan jemaah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sudah membagi pemberangkatan jemaah dari pemondokan ke Arafah menjadi tiga tahap, yaitu pukul 08.00, 12.00 dan 16.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Sejak awal, PPIH juga sudah mengantisipasi kepadatan jemaah yang akan melempar jumarat dengan mengeluarkan larangan untuk melontar jumrah aqabah pada pukul 08.00-11.00 WAS tanggal 10 Dzulhijjah. Sebab saat itu adalah waktu di mana jemaah ramai-ramai pergi untuk melempar jumarat.
Sementara untuk tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah, jemaah haji Indonesia sudah diimbau untuk tidak melontar jumarat mulai pukul 13.00-16.00.

Wakil Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Sunarko, menginformasikan bahwa saat ini belum ditemukan warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam musibah yang terjadi di Mina, Arab Saudi. Sunarko juga menjelaskan bahwa lokasi terjadinya musibah bukan jalur biasa yang dilalui jemaah asal Indonesia.
"Ini bukan merupakan jalur yang digunakan oleh jemaah asal Indonesia untuk menuju lontar jumrah," ujar Sunarko melalui keterangan yang disampaikan Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, seperti yang dilansir Kompas.com.

Berikut ini adalah laporan reporter Al Jazeera, Basma Atassi, tentang proses ibadah haji yang berlangsung, langsung dari Mekkah, Arab Saudi.

(sumber)

Jumat, 25 September 2015

Restoran Di BANDUNG Yang PASTI Belum Pernah Kamu Kunjungi!

dah weekend nih, semangat dong semuanya! Biar semangat lagi, kita kasih inspirasi fantastis nih buat kalian. Restoran di Bandung yang paling unik, dijamin lo belom pernah kunjungin. Kalo gitu harus lo coba weekend ini! Ready, set, go!

1. Cafe D�Pakar

Photo source: desi-rigamanaya
Wah, nggak kebayang deh betapa gokil pemandangan dari tempat ini! Kata orang-orang Bandung sih, tempat ini paling mantap buat kerja atau ngerjain tugas. Pemandangan dan hawa nya bikin hati sejuk. Sambil nyelesaiin tugas, bisa juga pesen nasi goreng atau french fries buat kudapan. Asyik!
Jalan Dago Pakar Utara, Sekejolang, Bandung
0851-0267-7787

2. Indischetafel Restaurant

Photo source: makanlagilagimakan
Photo source: makanlagilagimakan
Sekali nya menginjakkan kaki lo di tempat ini, pasti lo langsung jatuh cinta deh! Atmosfir nya bernuansa jaman penjajahan Belanda. Ornamen di tempat ini antik-antik, bikin nggak bisa stop lihatin! Sambil memanjakan mata, jangan lupa juga memanjakan lidah dengan Bistik Lidah Sapi mereka yang PECAH bingits!
Jl. Sumatera No. 19, Braga, Bandung
(022) 4218802

3. Nasi Goreng Mafia

Photo source: intisari-online
Photo source: panduanwisata
Eits, jangan salah, pasti lo belom tau satu hal yang penting nih. Nasi Goreng Mafia ini juga ada di Bandung selain di Jakarta! Emang makanan favorit anak-anak muda sih! Unik banget deh menu nasi goreng nya, semuanya dinamakan berdasarkan nama mafia-mafia nge-tren di dunia. Ada Yakuza dan Godfather! Lucu kan?
Jl. Dipatiukur No. 51, Bandung
0821-1907-1810

4. Sop Konro Marannu

Photo source: gastronomyaficionado
Photo source: gastronomyaficionado
Nggak cuma di Jakarta aja, restoran Makassar yang fenomenal ini juga nge-HITS banget di Bandung! Gimana enggak? Sop konro nya meleleh di mulut! Kuah nya berasa medok, daging nya gede dan juicy. Satu porsi Rp. 49.000 dan dijamin worth it banget!
Jalan Riau No. 189

5. Bakso Boedjangan

Photo source: klikhotel
Photo source: helenysm
Nah, kayak ginian nih yang jarang lo temuin di Jakarta! Perlu ngesot ke Bandung buat cobain bakso kuah yang rasanya PECAH dan variasi nya unik banget! Yang harus lo cobain pastinya Bakso Super Pedas (Rp. 16.500) yang ada isinya! Pedasnya nggak main-main loh. Oh iya, di sini juga ada Bakso Saos Telor Asin. Wah, inovatif banget ya?
Jalan Dipatiukur No. 1, Bandung
0812-3456-1035

6. Warung Sitinggil

Photo source: erzonia
DSC_0460
Photo source: notes
Hectic nya kota Jakarta emang kadang-kadang nggak bisa dijelasin pake kata-kata. Cobain nih nikmatin alam sambil makan di tempat yang kece banget ini! Tempatnya didominasi oleh kayu dan bambu yang bikin suasana nya jadi asri banget. Serasa kayak di rumah tapi dengan pemandangan GOKIL! Psst, nasi goreng di sini cuma Rp. 16.5000an aja loh.
Jl. Dago Giri 90, Mekar Wangi, Bandung
(022) 92790141

7. Dianti Daily

Instagram media by irenaldriana - Lidah saus keju #diantidaily
Photo source: @irenaldriana
Instagram media by syagini - Dianti Daily at your service. Now open at Taman Tengah - Jln.Wirangun Angun, Bdg.  Selamat nenggg ayang, its about time shine brighter!! Kuakan kesana setiap harikk makan lidah keju, gyutan, ayam lengket, dori mayo, dendeng balado okehhh semua terlalu enakk ???????? Tepuk tangan juga untuk sanun, tirsa dan cniel utk pembangunan interiornya yg keceeee.. in atelier agenda we trust ???? plus logo kece nya by studio LAF ??
Photo source: @syagini
Ini dia tempat kece di Bandung yang mungil tapi pewe banget! Selain itu, pilihan makanan nya juga unik dan enak! Salah satunya adalah Nasi Lidah Saus Keju nya. Wangi banget, rasanya nggak ada duanya deh. Kudu cobain!
Jl. Wirangun Angun, Bandung
08112269822

8. Melbourne Kitchen

Instagram media by devinazhang8 - #melbournekitchen #melbournian #gyutandon #foodpic #foodie #instafood #instadaily #cuisine #nomnom #nom #foodporn #foodgram #foodism #foodgasm #fooddiary #foodlover #kuliner #kulinerbandung #bandungfoodies
Photo source: @devinazhang8
Ini dia, tempat makan GYU TAN DON super enak dan nge-HITS di Bandung! Kenapa namanya Melbourne Kitchen? Karena gyu tan don di sini terinspirasi dari gyu tan don paling enak di Melbourne. Best seller banget loh yang satu ini! Kalo mampir ke Bandung, mesti banget cobain ini.
Jl. Batununggal Indah IV/1-3, Bandung

9. Bakso Barbel

Photo source: @agunghercules
Bosen makan bakso yang gitu-gitu aja? Waktunya lo nyobain bakso super unik ini nih! Cuma ada di Bandung. Bakso Barbel ini semuanya berbentuk barbel, mulai dari wadah nya, sendok garpunya, tempat minumnya, sampe bakso nya sendiri juga! Lucu banget kan? Kedai bakso unik ini yang punya tuh Agung Hercules!
Jl Terusan Jakarta No. 325, Kav. 22, Puri Dago-Antapani, Bandung



(sumber)

Kamis, 17 September 2015

Bagi Kamu Pemburu Gratisan, Yuk Ke Singapura!

Singapura, negara yang terkenal dengan biaya hidupnya yang mahal. Bahkan oleh Economist Intelligence Unit, Singapura disebut sebagai kota termahal di dunia selama dua tahun berturut-turut. Tapi, bukan berarti semua hiburan di sana mahal lho, coba baca 6 cara ini untuk mendapatkan gratisan.

1. Keliling Singapura dengan Free Singapore Tour 




Via freefortourists.com
Caranya gampang, kamu tinggal nunjukin paspor dan boarding pass kamu ke loket pendaftaran tur di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Internasional Changi. Jangan takut bakal enggak kebagian, soalnya tur ini dilakukan empat kali sehari, jadi selama 2 jam kamu bakal diajak berputar-putar melihat beberapa tempat-tempat seperti Merlion Park, Colonial District, Chinatown, Little India, The Singapore Flyer, Gardens by the Bay, Marina Bay Sands dan The Esplanade. Puas deh!

2. Kunjungi sisi lain Singapura dipandu oleh mahasiwa NTU di Singapore Footprints




Via blog.traveloka.com

Bosan pergi ke Merlion Park, Chinatown, Little India, atau Marina Bay Sands? Coba deh ikut tur gratis yang dipandu oleh mahasiswa Nanyang Technological University di Singapore Footprints. Mereka bakal membawamu ke tempat-tempat yang jarang diketahui banyak orang, seperti Raffles Place, Fullerton Hotel, Cavenagh Bridge, The Padang, Singapore Art Museum, Sri Krishnan Temple dan masih banyak tempat lainnya.

Enaknya lagi, kamu tidak perlu daftar, tinggal datang aja jam 4 sore hari Sabtu atau Minggu ke Stasiun MRT Raffles Place Exit. Setelah itu cari sekumpulan anak muda anak muda berkaos warna kuning bertuliskan Singapore Footprints, dan selamat menikmati sisi lain Singapura!

3. Isi perutmu dengan makanan menu vegetarian ala kuil



Via blog.traveloka.com

Kamu bisa mendapatkan makanan gratis di hampir semua kuil yang tersebar di Singapura, tapi tahukah kamu kalo dua kuil berikut ini sangat terkenal di kalangan wisatawan, yaitu The Singapore Buddhist Lodge dan Kong Meng San Phor Kark See Monastery. Karena selain bisa mendapat makanan menu vegetarian gratis, desain bangunan kedua kuil ini foto-able. Bikin nggak tahan pengen selfie ataupun groupie.

Kalo pengen ngunjungi The Singapore Buddhist Lodge kamu cukup jalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun MRT Somerset. Berbeda dengan The Singapore Buddhist Lodge, untuk sampai ke Kong Meng San Phor Kark See Monastery kamu harus berkendara sekitar 10 menit dari Stasiun MRT Marymount.

4. Singapore Really Really Free Market (SRRFM) pas buat para pecinta gratisan



Via blog.traveloka.com

Surgaaaaa!!!! Ya, inilah surga bagi kalian para pecinta barang gratisan. Eits, gratis bukan berarti jelek ya. Di pasar ini banyak barang-barang yang bisa kamu dapetin secara gratis, selain itu kamu bisa nambah ilmu dengan ikut workshop yang diadain disana, gratis juga kok.
Sekedar info, Singapore Really Really Free Market (SRRFM) mengikuti konsep dari The Really, Really Free Market (RRFM) yang pertama kali diadakan di Amerika Serikat. Kalo pengen datang ke SRRFM, pantengin aja halaman Facebooknya untuk lihat agenda terdekat dari SRRFM.

5. Di Singapura pun ada layar tancep, gratis!



Via blog.traveloka.com

Bedanya dengan layar tancep, film yang ditayangkan di Movie Mob ini film-film box office, dan film yang ditampilkan pun berdasarkan voting di situs resmi Movie Mob. Di Movie Mob ini kamu bisa lesehan sambil meluk bantal atau kalo lagi malas, tinggal parkir mobil dan nonton dari dalam mobilmu sendiri.

6. Manjakan telingamu dengan konser gratis di Esplanade



Via babylingrkm.blogspot.com
Emang tidak semua konser disini gratis, karena selain konser, Esplanade sering digunakan untuk teater drama hingga tarian. Kalau ingin mencari konser gratis di Esplanade, kunjungi aja situs resminya dan cek jadwal pertunjukan di Esplanade.
Jadi pengen ke Singapura? Atau sudah pernah ke Singapura tapi pengen nyobain yang gratisan? Share yuk cerita kamu disini!


(sumber)

Rabu, 16 September 2015

Jembatan Menakjubkan, "Menggaruk" Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara

Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara

Perkembangan zaman menunutut manusia untuk selalu berinovasi dalam hal apa pun termasuk pembangunan. Dalam hal ini Denmark berhasil membuat jembatan penghubung ke Swedia dengan desain yang menakjubkan. Selain menghubungkan antar-kota, Anda juga akan merasakan sensasi melintas di bawah laut. Bagaimana bentuk jembatan ini? 
Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara
via boredpanda.com

Dilansir dari boredpanda.com jalan yang menghubungkan Ibu Kota Kopenhagen, Denmark, ke kota Malmo, Swedia, dirancang oleh arsitek George K.S. Rotne. Ia resmi dibuka pada 1 Juli 2000 dengan nama Jembatan  �resund.

Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara
via boredpanda.com

Jembatan ini memiliki panjang sekitar delapan kilometer. Setelah melewati jarak tersebut Anda akan melalui terowongan bawah laut yang dibuat di atas pulau buatan bernama Peberholm. Di sinilah kemudian petualangan bawah laut Anda dimulai.

Pulau Peberholm menjadi induk terowongan bawah laut yang dinamai Drogden Tunnel. Ia membentang sepanjang empat kilometer di bawah laut. Dengan kata lain, Anda akan berjalan di tempat di mana "laut digaruk".

Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara
via earthporm.com

Selain itu, dalam sebuah artikel yang dikutip dari earthporm.com, jalur ini ternyata memberi dampak positif bagi flora dan fauna di area tersebut. Pemerintah setempat membiarkan mereka hidup bebas dan berkembang biak, sehingga menjadi surga bagi burung dan katak hijau yang langka.

Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara
via boredpanda.com

Jembatan yang bersama-sama dioperasikan oleh kedua negara ini, memungkinkan tiga juta warga untuk berpindah dengan mudah.

Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara
via boredpanda.com
Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara
via boredpanda.com
Jembatan Menakjubkan, Menggaruk Isi Laut demi Menghubungkan 2 Negara



(sumber)
  • Blogger news

  • Blogroll

  • About