1 2 3 4
Tampilkan postingan dengan label Dunia Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 September 2015

CEO Touchten Games Marah dengan Kata-Kata Mario Teguh Ini, Bagaimana Pendapat Anda?


Anton Soeharyo kecewa dengan kata-kata Mario Teguh tentang main game. CEO Touchten Games menuduh Mario Teguh mengumpulkan hater.
�Saya hilang hormat pada bapak Mario Teguh, saya akan berhenti menfollow dan mengikuti Bapak Mario lagi setelah cara bapak mencari follower dengan cara mengumpulkan hater seperti ini. Apalah bedanya Bapak dengan orang orang yang tidak berkelas sama sekali. Suatu saat Bapak akan menjilat ludah sendiri...� tulis Anton di akun Facebook pribadinya, lalu sembari mengunggah gambar berisi kata motivasi Mario Teguh.
 
Kata-kata yang dimaksud oleh Anton tersebut adalah tulisan Mario Teguh: �Ayah yang suka main video games di hadapan bayinya, akan memiliki anak ABG yang susah belajar karena gila video games. Anak hanya tumbuh sebaik kebiasaan orangtuanya�
Sebagian netizen menilai kata-kata Mario Teguh itu adalah motivasi umum seperti biasanya tanpa bermaksud menyinggung siapapun dan main game bisa menjadi hal buruk bagi anak-anak. Sedangkan sebagian netizen yang lain sependapat dengan Anton dan menilai main game bisa meningkatkan kreatifitas.
 

(sumber)

Kisah Anak-anak Penghafal Qur�an yang Akan Membuatmu Menangis Haru

Menjadi seorang hafidz atau penghafal Al-Qur�an adalah sebuah prestasi yang tak hanya akan membuat bangga di dunia, namun juga di akhirat kelak. Kebanggaan tak biasa karena kebanggaan ini menyangkut sebuah keberkahan hidup di dunia dan akhirat. Apalagi bagi seorang hafidz, dia akan mampu menjadikan kedua orangtuanya mendapat kemuliaan dan mahkota di Surga dari Allah kelak, tentu bisa disebut bahwa itulah sebuah bakti luar biasa anak kepada kedua orangtuanya.

Nah, biasanya memang orang-orang normal lah yang memiliki kesempatan maksimal menghafal Al-Qur�an. Karena selain mereka tak memiliki keterbatasan gerak, juga waktunya bisa mereka manfaatkan dengan baik, karena tidak terhalang kondisi fisik yang mungkin bisa mengganggu aktivitas mereka.
Namun, kisah beberapa orang ini sungguh luar biasa dan akan membuat kita terharu. Karena ternyata keterbatasan fisik tak membuat seseorang patah semangat dalam menghafalkan Al-Qur�an. Tentu juga bisa membuat kita tertampar, karena kadang orang normal yang tak ada keterbatasan fisik seperti kita masih malas dalam menghafalkan Al-Qur�an.

1. Mu�adz

Namanya Mu�adz. Usianya baru 11 tahun dan sudah bisa hafal 30 juz Al-Qur�an. Siapa sangka anak sekecil itu ternyata mengalami kekurangan fisik pada dirinya. Mu�adz tidak bisa melihat alias buta, hal tersebut dia alami sejak lahir. Praktis, Mu�adz tak pernah dapat melihat indahnya dunia atau wajah-wajah orang terkasih di sekelilingnya, sejak dilahirkan ke dunia.
Hafiz cilik bernama Mu�adz yang buta sejak lahir
Hafiz cilik bernama Mu�adz yang buta sejak lahir [ImageSource]
Namun, kekurangan fisik tersebut tak pernah membuat Mu�adz kecil minder dalam pergaulannya. Dia semakin semangat dalam mengejar ilmu agama, termasuk ingin menjadi hafidz Al-Qur�an. Mu�adz belajar pada gurunya yang dia sebut Syaikh, sepekan tiga kali. Dengan semangat tinggi dalam keterbatasan, dia belajar sedikit demi sedikit demi bisa menjadi seorang hafidz. Tentu saja dia kesulitan sekali karena tak mampu membaca huruf-huruf Al-Qur�an yang akan dihafalkannya tersebut. Namun hal tersebut tak menyurutkan cita-citanya untuk menjadi seorang hafidz. Dan tak lupa Mu�adz selalu berdoa kepada Allah, meminta kemudahan kepadaNya dalam proses menghafal Al-Qur�an.
Saat diwawancarai dalam sebuah siaran televisi, Mu�adz berkata bahwa dia tak meminta pada Allah untuk memberinya penglihatan, namun dia meminta kepada Allah sesuatu yang lebih indah dari penglihatan. Yaitu, dia bisa mendapatkan kemudahan atau bebas dari hisab saat di akhirat nanti. Mashaa Allah.

2. Yusuf

Yusuf namanya. Pemuda yang berasal dari Palestina ini sungguh luar biasa dan istimewa karena dia adalah seorang hafidz, atau seorang pemuda yang hafal Al-Qur�an 30 juz. Yang membuat istmewa adalah, selain dia hafal 30 juz Al-Qur�an, dia juga adalah seorang pemuda cacat yang tak memiliki tangan dan kesulitan beraktivitas, sehingga harus dibantu dengan kursi roda.

Namun kesulitan itu tak membuatnya patah semangat dalam mengejar surga Allah SWT. Dia begitu tekun dan semangat dalam keterbatasannya tersebut, untuk belajar dan terus belajar agar bisa menjadi seorang Hafidz Qur�an. Apalagi kondisi di Palestina yang sedang konflik dengan Israel. Namun lagi-lagi lingkungan yang tak mendukung justru menjadi penambah semangatnya dalam mengejar surga Allah dengan menjadi seorang hafidz.

3. Fajar

Nama anak Indonesia yang membanggakan ini adalah Fajar. Anak kecil yang mengalami kondisi terserang penyakit CP (Cerebral Palsy) ini, adalah seorang hafidz Al-Qur�an. Pada usianya yang baru 12 tahun ini, dia telah berhasil mengkhatamkan hafalannya sampai 30 juz. Kesulitan dan kekurangan fisik tak membuatnya patah semangat dalam menghafalkan Al-Qur�an dan menjadi seorang hafidz.
Hafiz cilik bernama Fajar, yang mengidap penyakit Cerebral Palsy
Hafiz cilik bernama Fajar, yang mengidap penyakit Cerebral Palsy [ImageSource]
Cerebral Palsy sendiri adalah penyakit yang ditandai dengan tak mampunya si penderita dalam mengontrol pergerakan anggota tubuhnya, melingkupi pergerakan otot dan syaraf-syaraf tubuhnya. Tentu Fajar akan mengalami kesulitan pula dalam berinteraksi dengan teman-temannya. Namun Fajar yakin, dengan dia menjadi penghafal Al-Qur�an, maka Allah pasti akan memberikannya jalan kemudahan dalam hidup dan kesembuhan.

4. Amir

Namanya Amir.Ia telah mampu mengkhatamkan hafalan 30 juz Al-qur�an pada usia yang masih sangat muda, yaitu sekitar 11 tahun. Yang lebih uniknya lagi, sehingga menjadi sebuah hal luar biasa dan istimewa, Amir adalah sosok anak kecil yang menderita autis.
amir dari india
Amir, penghafal alquran dari India [Image Source]
Tentu keterbatasan mental dan fisik tersebut akan membuatnya kesulitan tak hanya dalam berinteraksi dengan orang lain, namun juga untuk belajar, apalagi menghafal Al-Qur�an. Namun Amir membuktikan bahwa semangat dalam mengejar surga akan selalu Allah berikan kemudahan. Buktinya, Amir mampu menjadi Al-Hafidz Al-Qur�an. Mashaa Allah. Itulah keempat anak istimewa, yang memiliki keterbatasan fisik namun tak membuatnya kehilangan semangat dalam mengejar ilmu dan surga Allah. Semoga bisa menjadi pelajaran luar biasa bagi kita yang alhamdulillaah dikaruniai fisik normal dan sehat, dengan fasilitas lengkap dan waktu yang cukup, untuk semangat menjadi hafidz Al-Qur�an. Aamiin.

(sumber)

Jumat, 25 September 2015

Kisah Pilu Induk Gorila Tak Berhenti Bangunkan Anaknya yang Sudah Mati

Kisah Pilu Induk Gorila Tak Berhenti Bangunkan Anaknya yang Sudah Mati

Kisah memilukan tak hanya bercerita tentang kehidupan manusia. Kisah binatang pun adakalanya begitu menyentuh hati banyak orang. Ini pula yang terungkap lewat kisah seekor induk gorila di Kebun Binatang Frankfurt, Jerman.

Di tempat ini, seekor induk gorila memperlihatkan perilaku yang menggambarkan dirinya seolah tak percaya dan tak merelakan kematian anaknya. Padahal, anaknya yang berusia satu minggu itu sudah mati.

Foto: Winfried/Bild via Daily Mail
Sang induk yang bernama Shira ini masih memperlakukan anaknya seperti halnya masih bernyawa.
Ia menggendongnya kesana kemari di dalam kandang, memeluknya, mengguncang-guncangkan tubuhnya, bahkan sesekali memaksanya untuk menyusui.

Foto: Winfried/Bild via Daily Mail
Menurut petugas penjaga kebun binatang, sang induk gorila juga kerap kali terlihat menangis dan menempatkan anaknya di atas perut ketika ia hendak tidur.
Petugas pun merasa kesulitan untuk melakukan pemeriksaan terhadap anak gorila tersebut lantaran sang induk tak mau sekalipun melepaskannya.

"Ini merupakan hal yang umum bagi gorila. Ikatan ibu dan anak antar keduanya sangat kuat," ujar Profesor Manfred Niekisch, direktur Kebun Binatang Frankfurt, Jerman, sebagaimana dilansir Daily Mail.

Foto: Winfried/Bild via Daily Mail
Menurut dia, Shira hanya membutuhkan waktu untuk bisa menerima kenyataan. Wajar saja, ini merupakan kali kedua bagi Shira kehilangan anaknya. Bulan Mei tahun lalu, Shira juga kehilangan anaknya yang masih berusia enam bulan setelah terkena infeksi.

Foto: Winfried/Bild via Daily Mail
Pada saat itu, petugas kebun binatang hanya bisa menunggu hingga Shira benar-benar menyadari dan mau melepaskan anaknya yang sudah mati.Jika sudah demikian, petugas baru bisa melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apa yang menyebabkan kematian gorila tersebut.



(sumber)

Hati Terasa Keras, Baca Kisah Tangisan-tangisan Rasulullah Saw

Hati Terasa Keras, Baca Kisah Tangisan-tangisan Rasulullah Saw

Diantara prinsip aqidah Ahlus Sunnah wal Jam'ah adalah naik turunnya keimanan seseorang, naik karena ketaatan, dan turun karena kemaksiatan. Oleh karena itu, hendaknya seorang muslim memperhatikan imannya, jika ia merasa turunnya keimanannya maka hendaknya ia berusaha untuk memperbaruinya.

Sebab, turunnya iman mempengaruhi kondisi hati, semakin turun keimanan semakin keraslah hati, dan semakin sulit tersentuh dan terpengaruh dengan ayat-ayat Al-Quraan maupun nasehat-nasehat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda

??? ????????? ?????????? ?? ?????? ???????? ??? ???????? ????????? ?????????? ??????? ????? ?? ????????? ????????? ?? ???????????

"Sesungguhnya iman akan usang di dalam tubuh kalian sebagaimana usangnya baju, maka hendaknya kalian memohon kepada Allah agar Allah memperbarui keimanan dalam hati-hati kalian" (HR Al-Haakim no 5 dan dihasankan oleh Al-Haitsami dalam Maj'ma' Az-Zawaaid 1/212 dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 1585)

Yang jadi permasalahan jika hati tidak menyadarinya, atau bahkan menyadarinya akan tetapi membiarkan dirinya berlezat-lezatan dengan kemaksiatan dan dosa sehingga membiarkan kabut kemaksiatan tersebut bertumpuk-tumpuk�jadilah hati menjadi kaku dan keras�

Diantara perkara yang bisa melembutkan hati yang telah terlanjur keras membatu adalah menangis�.merenungkan akhirat untuk menangis.

Ustadz Firanda Andirja seperti dikutip dari Firanda.com, merangkum ada beberapa kisah Rasulullah yang menangis di beberapa kondisi:

1.Tangisan Nabi Dalam Shalat
 "Di suatu malam Rasulullah berkata kepadaku, "Wahai Aisyah�, biarkanlah aku beribadah kepada Robku mala mini" Aku berkata, "Demi Allah, sungguh aku sangat suka berdekatan denganmu, (akan tetapi) aku suka apa-apa yang membuatmu senang" Maka Nabipun berdiri dan bersuci lalu beliau sholat. Maka beliau terus menangis hingga tangisan beliau membasahi pangkuan beliau (*tatkala duduk)�, kemudian beliau terus menangis hingga membasahi janggut beliau.., kemudian beliau terus menangis hingga membasahi lantai. Lalu datang Bilal mengumandangkan adzan sholat subuh. Tatkala Bilal melihat Nabi menangis maka Bilalpun berkata, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau menangis?, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu maupun yang akan datang?".

Nabi berkata,

�??????? ??????? ??????? ????????? ?????? ???????? ??????? ??????????? ?????? ?????? ?????? ????????? ?????? ??????????? ??????

"Tidakkah aku tidak menjadi hamba yang bersyukur?, sungguh telah turun kepadaku malam ini sebuah ayat, celaka orang yang membacanya dan tidak merenungkannya"

????? ??? ?????? ????????????? ????????? ??????????? ????????? ???????????? ??????? ?????? ??????????

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal�." (QS Ali Imron : 190 dst) (HR Ibnu Hibbaan dalam shahihnya no 620, dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 68 dan juga oleh Syu'aib Al-Arnauuth)

Lihatlah�bagaimana kondisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala berdiri di hadapan Allah dengan melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an. Sebuah ayat membuat beliau menangis�menangis� dan menangis�. hingga tangisan beliau membasahi lantai�, beliau menangis hingga terbit fajar. Padahal beliau telah diampuni dosa-dosa beliau baik yang telah lalu maupun yang akan datang�bahkan telah dijamin masuk surga�akan tetapi demikianlah hati beliau bersama Al-Quran.

Lantas�bagaimana dengan kita �yang tidak tahu apakah dosa-dosa kita yang bertumpuk-tumpuk diampuni atau tidak??

2. Tangisan Nabi Tatkala Putranya Ibrahim Meninggal
Sungguh berat ujian yang dihadapi oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, seluruh anak beliau meninggal sebelum beliau, kecuali Fathimah radhiallahu 'anhaa yang meninggal setelah meninggalnya Nabi.
Jika kehilangan seorang anak yang dicintai saja sudah terasa sangat berat maka bagaimana lagi jika kehilangan enam orang anak sebagaimana yang dialami oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?. Karenanya Allah menyediakan ganjaran yang besar bagi seseorang yang bersabar karena kehilangan buah hatinya.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Jika anak seseorang meninggal maka Allah berkata kepada para malaikatnya, "Apakah kalian telah mengambil nyawa putra hambaku?", mereka menjawab, "Iya". Allah berkata, "Apakah kalian telah mengambil buah hatinya?", mereka menjawab, 'Iya". Allah berkata, "Apakah yang diucapkan oleh hambaKu?", mereka berkata, "HambaMu memujimu dan beristrjaa' (mengucapkan innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji'uun)". Allah berkata, "Bangunkan bagi hambaKu sebuah rumah di surga dan namakan rumah tersebut dengan "Rumah pujian" (HR At-Thirmidzi no 1021 dan dishahihkan oleh Al-Albani di As-Shahihah no 1408)

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dianuegrahi enam orang putra-putri yaitu Qosim, kemudian Zainab, kemudian Ruqooyah, kemudian Ummu Kultsuum, kemudian Fathimah (dan ada yang berpendapat bahwa Ummu Kaltsuum lebih muda daripada Fathimah), kemudian Abdullah yang dilahirkan setelah kenabian. Kedua putra beliau Qosim dan Abdullah meninggal tatkala masih kecil, adapun keempat putri beliau seluruhnya masuk Islam setelah kenabian beliau shallallahu 'alaihi wa sallam.

3 Tangisan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala putrinya Ummu Kaltsuum meninggal.
Anas bin Malik radhiallahu 'anhu berkata "Kami menghadiri pemakaman putri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Rasulullah duduk di atas mulut kuburan (*yang sudah digali). Aku melihat kedua mata beliau mengalirkan air mata, dan beliau berkata, "Apakah ada diantara kalian yang malam ini belum berbuat (*berhubungan dengan istrinya)?. Abu Tolhah berkata, "Saya". Nabipun berkata, "Turunlah engkau di kuburan putriku!". Abu Tholhah lalu turun dan menguburkan putri Nabi" (HR Al-Bukhari no 1342)

Putri Nabi yang dikuburkan dalam hadits ini adalah Ummu Kaltsuum radhiallahu 'anhaa dan bukan Ruqoyyah, karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menghadiri wafatnya Ruqoyyah karena perang Badar (Lihat Syarah Shahih Al-Bukhari karya Ibnu Baththool 3/328, Fathul Baari 3/158, dan Irsyaadus Saari, karya Al-Qosthlaani 2/438)

4. Tangisan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala melihat salah seorang cucunya menggeliat menghadapi sakaratul maut
Usaamah bin Zaid rahdiallahu 'anhu berkata :

"Salah seorang putri Nabi mengirimkan utusan kepada Nabi untuk mengabarkan bahwa : "Putraku sedang sakaratul maut, maka hendaknya engkau datang". Nabipun mengirim utusan kepada putrinya tersebut dan mengirim salam kepadanya dan berkata, "Sesungguhnya milik Allah apa yang Allah ambil, dan milik Allah juga apa yang telah Allah anugerahkan, dan segala sesuatu di sisiNya ada waktu dan ketentuannya, maka hendaknya putriku bersabar dan mengaharapkan pahala dari Allah".

Akan tetapi putri Nabi kembali mengirimkan utusannya mengabarkan kepada Nabi bahwasanya putrinya telah bersumpah agar Nabi datang. Maka Nabipun datang bersama Sa'ad bin 'Ubaadah, Mu'adz bin Jabal, Ubai bin Ka'ab, Zaid bin Tsaabit dan beberapa sahabat lainnya radhiallahu 'anhum. Lalu sang anakpun diangkat ke Nabi, Nabi pun meletakkannya di pangkuannya sementara sang anak meronta-ronta. (Melihat hal itu) maka kedua mata Nabipun mengalirkan tangisan. Sa'ad berkata, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau menangis?".

Nabi berkata, "Ini adalah rahmat (kasih sayang) yang Allah jadikan di hati para hambaNya" (HR Al-Bukhari no 1284 dan Muslim no 923)

5. Tangisan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala melihat jasad pamannya Hamzah bin Abdhil Muththolib tercabik-cabik.
Hamzah paman Nabi dan juga sekaligus saudara sepersusuan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau adalah Asadullah (singa Allah) seseorang yang sangat hebat dalam pertempuran di medan jihad. Tatkala terjadi perang Badar diantara yang terbunuh oleh Hamzah dari kalangan musyrikin Mekah adalah Thu'aimah bin 'Adi, paman dari Jubair bin Muth'im.

Akhirnya Jubair bin Muth'impun ingin membalas dendam kepada Hamzah, akhirnya ia memerintahkan budaknya yang bernama Wahsyi dari Habasyah untuk membunuh Hamzah dengan imbalan dia akan dimerdekakan. Tatkala sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kabar meninggalnya Hamzah maka Nabipun menangis. Jabir radhiallahu 'anhu berkata :

"Tatkala sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kabar tewasnya Hamzah maka Nabipun menangis. Dan tatkala Nabi melihat jasadnya maka Nabipun terisak-isak keras" (Al-Haitsami dalam Majma' Az-Zawaaid 6/171 berkata :

??????? ??????????? ???????? ?????? ????? ???? ????????? ???? ???????? ?????? ?????? ??????????? ????? ????????

"Diriwayatkan oleh Al-Bazzaar, dan pada sanadnya ada Abdullah bin Muhammad bin 'Aqiil, dan dia adalah seorang yang haditsnya baik meskipun ia seorang yang dho'if/lemah).

Dalam riwayat lain :
"Tatkala Nabi melihat jasad Hamzah yang tercabik-cabik maka beliaupun terisak keras" (HR Al-Haakim dalam Al-Mustadrok no 4900, dan Adz-Dzahabi berkata : "Shahih")



(sumber)

Pria ini Lamar Wanita Pujaan dengan Membawa 20 Mobil Sport

Pria ini Lamar Wanita Pujaan dengan Membawa 20 Mobil Sport

Aksi pria ini di sebuah reality show terbilang unik dan butuh modal gede tentunya. Pria ini ingin melamar wanita idamannyaPeng Yang (27) melalui acara televisi di Cina selatan. Pria itu melamar sang pujaan dengan membawa 20 mobil sport dan karangan bunga, Demikian dilaporkan Asiantown.

Namun, pria itu harus menahan malu ketika Peng pergi meninggalkannya yang tengah bersimpuh di atas satu lutut. Peng tampak tidak nyaman dengan aksi itu. Ia terlihat membenamkan wajahnya di telapak tangannya beberapa kali, sebelum berkata: 'Mengapa harus kau lakukan itu?,"tanyanya.
"Saya mohon, tolong berdiri! Ada begitu banyak orang yang melihat!,"katanya lagi
Pria itu kemudian menjelaskan bahwa menjadi pengagum Peng sejak pasangan itu saling kenal sejak mereka masih muda.

Karena Peng tampil di acara kencan televisi di Cina, Peng pun akhirnya telah memiliki banyak penggemar.
Namun, dia mengakui bahwa dia belum bertemu dengannya Pangeran Tampan yang diinginkannya.


(sumber)

Model Keturunan Asia Ini Tak Punya Kaki, Buktikan Diri Bisa Tampil Seksi

Model Keturunan Asia Ini Tak Punya Kaki, Buktikan Diri Bisa Tampil Seksi

Seorang model Amerika Serikat keturunan Asia yang terlahir tanpa kaki ini tak membiarkan kekurangan menghalanginya untuk hidup. Ia bahkan mendapatkan penghasilan sebesar � 650 atau sekitar Rp 14,5 juta dalam sehari, dengan menjalani profesi sebagai seorang model khusus pakaian dalam wanita.
Sang model, Kanya Sesser (23), mampu menggebrak dunia modelling dengan menunjukkan kepada dunia, bahwa meski berbeda, itu tidak berarti kalau ia tidak bisa tampil seksi.
Instagram - Kanya Sesser
Model asal California Amerika Serikat ini, telah bertekad untuk melawan ketidak sempurnaannya sejak ia masih berusia 15 tahun, ketika ia memulai dunia modelling di bidang olahraga.
Dan setelah berkecimpung cukup lama dalam dunia tersebut, bakatnya akhirnya dilirik oleh sebuah perusahaan khusus yang bergerak dalam produksi pakaian dalam dan bikini.
Sekarang, ia mengkombinasikan karir modeling kecintaannya akan dunia olahraga, dimana ia tengah berlatih untuk persiapan Paralimpiade musim dingin yang akan diselenggarakan pada tahun 2018.


(sumber)

Kamis, 24 September 2015

Dramatis, Pengantin Cantik Ini Lari Tinggalkan Calon Suami Demi Pria Lain

Dramatis, Pengantin Cantik Ini Lari Tinggalkan Calon Suami Demi Pria Lain




Seorang perempuan bernama Guo Yuanyuan, disanjung dan dijuluki perempuan berhati mulia setelah gambar-gambar penyelamatan dramatis yang ia lakukan tersebar di internet. Guo, yang merupakan seorang perawat di Rumah Sakit, Dalian, Provinsi Lioning ini terlihat berupaya menyelamatkan nyawa seorang pria yang tiba-tiba terjatuh terkena serang jantung ketika Guo tengah melakukan sesi pemotretan pre-wedding di sebuah kawasan pantai.

Melihat kejadian itu, Guo yang masih mengenakan gaun pengantin ini langsung berlari ke arah pria ini, dan langsung mencoba menyelamatkan pria tersebut selama hampir 20 menit lamanya, sambil menunggu paramedis tiba.



Ia memberikan pernafasan buatan, melakukan pacu jantung, dan mencoba menyadarkan pria tersebut.
Sekitar 20 menit kemudian, mobil ambulans tiba. Namun, baik Guo maupun dokter tak bisa menyelamatkan nyawa pria tersebut.

kendati upaya penyelamatan dramatis tak membuahkan hasil, aksi perempuan itu membuat para netizen di seluruh China kagum. Perempuan tersebut kemudian dijuluki "Mempelai Perempuan yang Paling Cantik".
Sementara Liu, pasangan Guo mengaku sangat bangga terhadap calon istrinya itu.
"Guo bahkan lari lebih kencang dariku begitu tahu ada orang yang terkena serangan jantung," ujarnya.





(sumber)

Rabu, 23 September 2015

Anak Durhaka Ini Kapok Setelah Diberi Pelajaran Secara Online Oleh Ibunya

000001angrymomontwitterB

Surga ada ditelapak kaki ibu, seharusnya sebagai anak, jangan menyakiti hati kedua orang, terutama ibunda. Tetapi remaja bandel yang bernama Aaron ini malah bersikap kelewatan, bukannya menghormati ibunya yang orang tua tanggal, dia malah bersikap seenaknya pada ibunya, sehingga ibunya menyatakan bahwa si Aaron ini sudah menganggapnya sebagai keset kaki dan teman se apartment. Terlalu!

Dan untuk mengajari Aaron agar, akhirnya sang ibu membuat tindakan radikal, memposting surat buat anaknya di Twitter. Dan tampaknya para orang tua di internet menganggap tindakan sang ibu ini pantas. Hingga mendapatkan lebih dari 87.000 likes dan 162.000 share surat memalukan dari sang ibu hebat itu untuk anak lelakinya yang baru berumur 13 tahun itu.

Begini bunyi postingan sang Ibu:
Hey! Aaron�s mom here Estella. I am reaching out since FB disabled my account. So, for now, you can follow me here. pic.twitter.com/q4gpQuxk7f
� Estella Havisham (@EstellaH_Mom) September 12, 2015

dear aaron

Sang Ibu memang tidak memakai nama aslinya karena isu KDRT yang pernah dialaminya. Dan surat tersebut memang menuai kritikan juga, tetapi tentu saja lebih banyak yang mendukung, dalam sekejap Estella ini mendapat 100an permintaan pertemanan. Hingga dia menyadari bahwa dia telah membuat heboh internet.

Estelle Havisham note
source: https://pbs.twimg.com/media/COq84JEUEAAAO5a.jpg
Berikut terjemahan lengkap surat itu�

Aaron Sayang
Sejak kamu melupakan bahwa kamu hanya berumur 13 tahun dan saya adalah orang tua dan kamu tak mau dikontrol, saya kira kamu membutuhkan pelajaran tentang kemandirian.
Juga, karena kamu menunjukkan di wajahku bahwa kamu sekarang sudah bisa mencari duit, akan mudah bagimu membeli kembali barang-barang yang kubelikan buatmu di masa lalu.
Jika kamu ingin lampu/bola lampumu atau akses internet, kamu harus membayar bagian biayamu.
Sewa -$430
listrik � $116
internet � $21
makanan � $150.
Kamu juga harus membuang sampah pada hari Senin, Rabu dan Jumat, dan menyapu dan vakum pada hari itu juga. Kamu juga perlu menjaga kebersihan kamar mandimu tiap minggu, menyiapkan makananmu sendiri dan bersih-bersih setelahnya. Kalau kamu gagal melakukan hal itu aku akan mengenakan biaya pembantu tambahan $30 tiap hari karena aku harus melakukannya tiap hari.
Jika Anda memutuskan kamu lebih suka menjadi anak saya lagi bukan teman sekamar, kita bisa bernegosiasi syarat-syaratnya.
Sayang
Ibu

Sang ibu hebat ini juga memposting sebagai Heidi Johnson, menulis: �Mama muak bermain game dan menjadi keset.

Walaupun anaknya awalnya meremas catatan, melemparkannya di lantai dan bergegas keluar dari apartemen, akhirnya memiliki efek yang diinginkan.

�Hal ini masih bekerja di kemajuan. Kejadian ini hanya terjadi minggu lalu. Hal ini telah membuat perbedaan. Ketika saya meminta dia untuk melakukan sesuatu, dia melakukannya,� tulis wanita itu dalam posting berikutnya.

Sebenarnya Ibu ini cuma mengambil pendekatan yang rasional dan mendidik. Yang pasti si Aaron pasti malu banget ya, bersikap begitu pada ibunya dan diumbar ke internet. Semoga Aaron jadi sadar akan kesalahannya dan menyadari pengorbanan sang Ibu ya!


(sumber)

Senin, 21 September 2015

Mengharukan! Anak Ini Jual Lukisan Hasil Karya Sendiri Untuk Membiayai Pengobatan Ayahnya!



kid save dad

Berita mengharukan kembali muncul di kalangan netizen, kali ini dari China dimana hubungan manusia yang penuh cinta kasih kembali harus dibarengi dengan getirnya hidup yang dibaluti dengan penyakit.
5cf292c485b9e50b1cbab480bf9e5560
http://www.kaixian.tv
Seorang gadis kecil berusia 8 tahun di kota Changsa, tepat di pusat negara Tiongkok yaitu di propinsi Hunan, telah berhasil meluluhkan hati dari banyak pengguna internet di China dan bahkan di belahan dunia manapun. Sang ayah tertanya terdiagnosa leukemia atau kanker darah yang sangat membutuhkan banyak biaya besar untuk operasi. Si anah pun memutuskan untuk melukis dan mencoba menjualnya demi mampu membayar biaya dokter.
http://img.ycwb.com/news/attachement/jpg/site2/20150921/002511e10c401769a7d817.jpg
http://img.ycwb.com/news/attachement/jpg/site2/20150921/002511e10c401769a7d817.jpg
Pada siang hari itu, anak yang bernama Jiang Yake, melukis dengan tenang dan sepi, sementara menunggui ayahnya yang terbaring di ranjang rumah sakit. Yake mengatakan bahwa dia ingin berbuat sesuatu untuk ayahnya yang sakit, dan solusi satu- satunya yang mampu dia tawarkan adalah menjual lukisan hasil karyanya sendiri.
http://img.ycwb.com/news/attachement/jpg/site2/20150921/002511e10c401769a7d818.jpg
http://img.ycwb.com/news/attachement/jpg/site2/20150921/002511e10c401769a7d818.jpg
Sejak tahun lalu ayah Yake didiagnosa penyakit ganas tersebut, hampir seluruh harta benda dan kekayaan yang ada telah terkuras habis. Sekarang mereka pun mulai cemas dan khawatir memikirkan bengkaknya biaya medis yang akan timbul akibat perawatan dan kebutuhan operasi si Ayah.
data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxQTEhUUExQVFhUXFhcYGBgYGRwYIBggGB8XHBgYHBYYHCggGCUlJxkXITEhJSksLi40Fx8zODMsOygtLisBCgoKDg0OGxAQGywkICQsLCwsLCwsNCwvLC0sNyw4LCwsLDgsLDEsLSwuLCwsLCwsLCw3LDcsLCwsLCw4LCwsLP/AABEIALcBEwMBIgACEQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAACAAMEBQYBBwj/xABCEAABAwIDBQQHBgUDBAMBAAABAAIRAyEEEjEFQVFhcQYigZETMqGxwdHwFBVCUuHxByNicpIWQ6IzU4LSJETCF//EABoBAAIDAQEAAAAAAAAAAAAAAAABAgMEBQb/xAAtEQACAgEDBAICAQIHAAAAAAAAAQIRAwQSIRMxQVEiMgVhFCNSJDNCcYGx8P/aAAwDAQACEQMRAD8A9U7RV3sDMri2SZjwj4qnG0a3/ccrXtKe6zqfgqOVzNRKSyOmaIJbR8bUrfnPs+SeO0q0GH35gfJQfYib1Hmq1KftjpE37yrx65noPkuO2nX/AD+xvyTDSuEKe6Xti4JI2zVGrgfAfJGNuVf6esfrCguFk2Gc/co9Sa8hSfgnnbFb83/EfJENsVfzf8R8lBARJrJP2FL0Tfvir+Yf4hEzbVUflPh+qggjghcY3J9Sa8hUfRP++avEeQXfvirxHkFAC6U1kn7Daiw+9qv5h5D5I/vKp+b2D5KtCY2ljhRpPqG4aJjidw8TAUo5JvyLaiVtHtT6Fpc6q3gLA36ATuKo8H27xVQSygXbxwMSDBjjF1QbP2bU2g/0tZxawSQGgaGDAnTdczotzs/AspNDWCwESbm2l/gr92zhu2QqyqodvXCrkrdwkgWAIZwmRIBB1k7tLq7q9pmNaXOrta0GDvM8A0CSbHQblW7R2Mx7nVWtHpg05HG4mLWNt3v4rG1ML9ny+l/3Z1adREjMbO13eMJOV8qxpI0m0u31QMdUpMf6NsB1SoLAkgAEMkC7m/i3qgP8SKxgembI35SJ87KuxWzKNdvdeYv6jpH+Jke5Ulbsq8aVGHrI+Y+ukuM4Pu2mOq8G4w3buu7Wqzd6s+Zh3TzU2j2ura5sw5E/P6lea0Oy+Ic5rWtzOJsGy7S5IEXgXtwVns/Zho+jqVarmAyYIhro1y1Ce8AbGBExe13PGmrTEn+j03Z/aMVfWeGn+pxb5E2KnOrunU+ZXnLa7HDMxwLTO+dJm27SY4ciCtxsVjhSZmBmN/xWfkZILyd5807nMIm0gD1SLEUAAlOjT3LjBxTtQQhIQw8lKSF1yE6JDOjEGbkkdevzVpsWsDbfNx5QfeqZ1lL2Qf5rfH3KzHJqRFo0yS6EluKik7TDuM/u+CoSr/tN6jf7/gVQOK5mp/zGacf1EHopCbYUZ6e1VJsbDHX2rnih81xscQpWA40c1yei4UIPP3qLAMeCIFAiYhAdPIwutK75LoU0hChcyHiizLspgJrFk/4g4rLTZRv3zmJi0N3T1g24LXhyzXbMOcwNBbrvba+bedDaPHdZWYqU0J9iX2OoEYZlzpvGnLw0V+5sKi7H1JoCJsTqZGs2vaNI6q+enJcsQAjeVlP4iknDBmRri5wDXlocWOHebBOmfK5n/n53+09oU8PTNSoSANBElxvDR14my8q29tupiny/1QSWs3N0jqbC/Xip4k7TBqzL08Q9s5CW3OhI9vkn6e16w/3X+Li73qyxOyHgU8zA30jczLiS38xaDLRwJAmDEwV2l2fknv7jAjfum61tx8lYFLtRiG3Y9zH/AJhlEgggjLl32kmdN0qFjNsV6lKnRfUc6lTc402ug5S65vEnoSQN0KZW7N12+rkd0MH2j4qTsfYb2vBqMZF5BdOojQCN/FLfjiuBVJmq/hjiGDDulrS/0hvDc2UhtydSNR520W5xFfI1z9YaT5dTC87NNrbNAH1p7vJWDcfnoOplwBb+YzI8Y0k2nhErFanMtaqIw7tlXY8uc0FjoDWj1RBBdD/xGCWk6TFuM3Z/bovqNY+k1oc4DNniJ5Ee8qi7PVPSV8PRc0FlP0oIOhDgZJ+twW/w2wsMwyyhTB4xJHnotGXpxdUQjdclmQidcLgXAbrKSGgUoRPF0PvQwQL1J2Wf5rOp+KjVE9s3/qs6px+yB9jUpJSkugUlR2kZNNtjZ09LFZxwWq22f5R6hZR65uqXzNGP6nAUeZNB6MKj/Ymws6QchISA+oT5EE55XMxXHNXI6+xRdj4HJRB6bAXU0xDwKSalONPFTsQbUTSm5XWlMB2VQ9scIX0HZZzN7wjfx9k+xXcoalMHX6+vgpRlTsGYnsNtXJX9E4euddMpEmI56RuWo7Vbe+zNblAJdMkzAAiepMgDdxWY7Q7DhzqrCQ6NAYveSCOVo5hVXabbBq0KDTNnOzB0TLW0wHTr3s7id1hwhatqm9yIfogbb2xUxNTM+YFgJmOPnqoNOlmMDege6LqXs1uZ06AaqyuB9idTAaAN/E+cSdyewpM2/ZN1GzoR4JtlQtPvVcuSC9ltnQvsho1gQrzY+wvtNGu8F2emBkaNHG5LSTqbCLjWbrLzKVF3CVmee6dF0tBBB3pAI/RToUm67DSIOxMa3CYgVKgkNDhroCD6oJF91zEE8ivVWHyXiO06mesZgAENmJtvPPevXsDtRj4F2HugNf3TLmhwA42K0ZE6TZVwWjV1zZTcosyqA5VKCUTkyQkM7UKe2SZqs67+n6Jgp7ZZAqs6iOtvmnD7IT7GsSSSXRKSt23Rc5gDdcwPsKy+IpFphwhabb//AEx/ePcVlqp5rn6mt5ox9gMvJGOh800Tdda5ZuCY6PFEPFNNPNdHVNNCCceZ8kNvoQuPJ+iuMJQwDb1RE8/ryQh/1CdpCTAj3JqPoGxNCIOSLbwDKNtCePvVGTUYscqk+Rxi3yBm5ogU3g6TnFzjZubK22obYv8AEzHINO9GKTuA8ELVY26sHFhZkbSm6dFw1k+CkUsK4/hI62V3UjVtkSLWwbXggxe3XkfNeZ9udnVKVZjyB6KGtaQIiJs69yYmeAHBep0303VHURWpmq1oc6mHAuaLXI1Grf8AIcQs3/ETs/VqYcupjP6OXQJmBBJDd5idFZh1EFKrIyR5biMVo0jgjpVYkEkWkEcRpp5eKihuccx7Uy+rpqumlxRByLRuOcLhxTwxxfExYzP7aqnFUcfrqnA9PaFo1WxsY06neYmFqtg7VGHqlwNixzbXiYIPA6BeWsrltwYT7NpvLg4uIjhI+uHis8tP8tyJb1VGtdrxTeMxPo6ZceFlmTt18gyI4R+v1K5j9ovqi5ystA08TxhQjp3fI9/AsHRNWoAJgu7xOjQTEuOg115r2LZTyW94GRbyEb15L2TwT6+IblzNYxwL3geqLmJ3E5SvZ20S1ogWjyt+ylnT3JIinwFmXc6Y9KkXjwWYkPZkDym86Tp5pAFmR7Pd/Np/3t94UeUez/8Aq0/72+8Ii+UOuDbpJJLpmchbSpZmgbsw+Pkqp+xmE6nwj5K6xR7vioZG+PFY86W7sWRbGGbOpie6D1v7Sm3bIpnQEdCpXpBNx9dUbnjcq6jQclb9yt/M72H4IXbEG6of8Z+Ks8y6HKG2Poe6RUO2Ef8AuD/H9VynsIjV/s/VXEo5TUIg5SM+/AmmTNybD42lQMxzEam/gtHtYWba978hG9VFQG9rRfX3fWitSSFyxihVAMOIHCOUW05+wqyGMpFndcA7Q3v14grF4inVklxvyAHS31CGm54v8F5zPtc5OPn2d6Oii4L5G1wbQxjWtJLQIEkk+JN0ql99zoOKyuBxzg9oJMA6T4HUrVbNqhxJ1gkdJvHuWGUXu+Rnz4XiJlGnludd/wAuS5ja/o2Oe4GGiTAk24BOOXXuJ9a6t3Rrm/0ZF3MZ2SxtBkucP59eviZdlLnENquDGlwkxlLDwvK2BTWHwzGTlaBJLjAiSdT9cE84qWXJvluRKWz/AEo837cdhpIr4On3y7v0w4Nboe80GADuIB8NSvP8ZgnDNnY5pZZ0g90/lJ0F/NfQjxIXgPbjZLsLi6jA45Xd9tzZriYbfWNPBd78VqpZP6cn27GXJGuSicuMcQUmuXfmu4VVyIk70JCO3NIn6HzQhBUqVxJHRHUcXWTYBOl4EmBoN5/Vabsr2TxGIqNcabmU8ocKhkCCJbl/MTwGgO6yjkyQgrk0ho33YDBtwWGL6zsjajg6SS2e6AbHUSDECbcNNs4tcOIjzn6CrMPgGw0VO/lEAQWtF5JyEmb3up8cBA3RuWL+RGb/AKbTFXsiYf0FQua095vrNJIcP/E+/RN1tji+VxB539yHauxhWIe0llRuj2mHDodPC3UXULZu3XMeaOJEnMWsqgQHwYgxaflHW5QjONop6ri6ZOwezH5oc4Acd6taeCc2IhwB3W166JsEESLfXsU2lTduIIhR2xRZubK6vs8k2b4Ax77eCd2bgIeCWm1+EHdferNpKJr1D42StkmUlxdWsRHxht4qCfHzKmYzTxUNYc7+RJMB1KTqelvkiy8yiC6FQqJbhBdhclEnYWjidZuTBO6T4C+t/rmqztPtptCgT6VlEuIY17xAbMknvCAcodBdYGJB0Mk65Du6LyvRa8CbRoQYjcqfGlgOVoNpzaCdP14aqnp9oWPEtxDX6CW1GmZ4QY4KRmOt/rmuJrvyuSUduKLj+33o3YtNTuTIn3BTeTlD+MZp96CnsNg0fUjhI+SsA9B9pb+Yea4Tz5WuG7OgsmTtZU1NkvDxfMyZJ0IG8QOS0GzS0SBPqtOm7vAX0Onu4hRzWGs26p2i9p3iR7ipwzzl9kVZpSnHktgm6tUNXKL7KNiXX9llpbpWYlHkf+0BD9pHAqEXLnpW8VDqOyzpk9tYH5eMfJeSfxYwROJFXQFgb3nCTkN8oiY7wtJ1Jgb/AEapigNPb+iqu1HZUYymKgLhUzEtDnEtiA093cLDTjPGer+Ky1nt/wDJTnhtjZ4c8QEindoMLHuYfwn9jYkc/FMBy9fdmMdYJRObeB5IcMLx9clo+yexXV6pMHKyCToPB35hqB+xrzZY44OUvAjc/wAOuyJoD01aC57RlpkA5Ba5O466L0Cg2XQbDioGEIi37KSHkLweXXPLmc8iv9G1Y+OCS+nrvQFq56VG2oFHHqtkt2N0EoWuTM7XwuIoP9Nh3l7PxUTffJyg9TpcTa1kWKrMxFNtVrMzCYqtjvARZ0cWkC41E6xa4qHvSNZVhQpNe3Nlhx1ItPM8V6L8Z+V/kLZP7LyvKMebS7eV2ZnNnNqUoh3paJgB0y5vCRv4SPJaHB1jMbvchOzmzmFj5T1jXqVKZRAvvXTlJSV+SqEXHgclcbquLuZVLuTJiSSS3gRsX6vioeVTMXp4qIsOdfMDkIguIiqEgEF0rkpBSANjVkO1uHqV6jBTAyMzSc0E5sug03OGhuRYiQtbVqZWk6ws9XqzuAV8MakuRxyOElJHm+0w2nWl1BrXNJAOS9iRIcbndcfqZOH2tP4o8VtMZh2VW5ajQ4c93MHceYWN2z2Tc3vUXZm72ugEab9+p8t6zZtApHb0v5PHJbZqn/2P/aCR6x8/guZjxWbo4tzTqein0tpW1ErnS0ko9jtRcX2Lj07h+I+aPB7TfTuD5qldjSbNkkG8SfAG8fopeF7O4msA4MIniY9mvHyRDROS5RVlyYYr5NG0wm3GvpyHd+YOgjlzTdKud2+996l7E7LspUwHd58XM759m5LEbOLN2m/VZtX+NyQ5jyjjrPhcmokd1UnegzLjxqqbG9pcPSzBz5c2QWtE3EWnTfxXNx4MmR7Yq2XJog7f7WNpv9FSbmfo4uloBI7oEi+oJ03Xva9q9oq2CHoNoMlzhNN9CIa1xhw70Hu3gDpYAFeY9pqdUYl9R7HU3PDXZHAyO6B+IDNMTOl43KG7aFSperUe4gBrcziYAuGidw4L2Ok0WPBjSrniyjI4zpSXH/vI5t3YbqYdVpnPQzQyoC45hLspd3Ya6AAWmDO7hTsoukCNfrctbhK+G+wvmtUbig9pbSLSab2i1oaWgw58kkG0ReTY9haGHq1xTqsaZIhhbmDiMsXc4i/fBaR+Ug7hvulZknp1tbi+xjKWzasOytOZrQ4QRNyA2O9xO7fAX0BR2cxrQKLQABBaGgZzABl+s2110VpR2VTYIY0M4ZQGxOtgIupmQLm6n/Ew2vhGTszHsrOYfh8IVnh9otNjYo9v4HumqLmRmHKwnhbisrUxhB9QkTeLEXOrTFuYJXncv42bbpDjknDsbORuIQ1Cszh8WHCzvr4qywrzxJ+C5eXTuHc1Y9RudUS6+JygugkDWBPU24KXsHaNOqP5b2PBAcC1wNj0PVRaLi4gAfJJ/ZsNcatB/oa5klzWyHmO7nZIzAHUTe++66P4fC3k3JNV58MNRNbaNAVwqNhq1SAKrRmJiWXb1g3E8LxxOqkFepMRxyUpIQ5RumBYJLkpLogRsabDqogKlYz1R1UQLDn+4BBdBQBdVNgEm8RWyMc61gTcwLc9yIlQNrAVGGnmLQYktN+nRX4MTySohOVIY2f2mw9aGVAWOnR/qk/3fOPFXxpU/wAo8l5jtTY7qV2nO0mNLjgrfs72lbRoubWc5xB7jYJtAsDoPFdLJp9quJRiz81M2b8HSP4Wz0/RR37OpGQQ0gi4NxzBBFwqOl22omc1OoOEZTPtUvD9qcO+4ziOLD7xIHiVTtn6NCyY/YWI7KYJ4g4elH9Lch/yZB9qqMX/AA3wzjNN1SkeAOceT7+1aChtjDv/AN1g5OIYRyh0FODGUDb0tPhaoPgVBx8NGiGocfrMqtkdjaFGM0vg2JgTyMG/TmtGcK3dIHBVxxNBpvVYCf6x7pupVLEMd6r2nTRwOum/qjb+hTyb3blZKGHHPzXPswQgkb0WcpVEjRHxOBZlcQxhcASMwGoFpJBjqvmvbTnCs/O8PeHEvc3RzjBeRYTebxBgL6dzFeLdv+zDjXq1KWUtLi5kHe4zUpkxqHF7tYh0QDqY8Ub+KJwy7fszGuxbqsF7nOcAGgucXGBoJdeBuGifzPbSqNGUh0WIB32IcQS033c+oVHs9UZL6jYYBJMEi4MS4DpYcd2qlV8Qyn3aZLtIcdd8xcwL+wKznszp4ZxywKv7teO8bCM03Ag6HQR04EWVj2QrO+10vRhhqFw9GKjg1ki/ePhbnl10UmptZlKtmw7XeicxrXsqta4PBDfSsIBu0kcdN4WZeQHEAWSaINbUeybC7cYl4catCmYIDctQMkuMBly7MbOOaQNFrdjbcp15ZIbWZapSMhzSLE5XAOLZ0dF5HReE7Aw1Wu0taYpgjMSe6De+X8R5C/QXXqezuzWHr0adSnmp4ikYFaczszYgvabOBGW24SBG/JkUYsy6iGNU0bV4BEEAg7jdZrafZruk0u9/Q6DbeBP1zQYPte1tT7PiWupVQQ0kxlJOjmn1iwxZxG8SdYtNvbfpYRrTVJJeYYxolzzawHiLm1xxEwp2ZoqV0jEZMpPcymbgCIjlPvTlTGuGnd1vBk87zHhwV9/qfBPAe8sE73RY3tm3xB0nQ7lfYZ9KpdmR0Wmx3THKx0KrngT5lEm3tfKMngMDXrNIBgTmlxIBNrCJnjO7KpdHaNfDEMrtJZoHDd0ePW6HgNFrBpyQOSUVFcEXO+43gsayo0FrwbcbjqBopLnqK2g0XDQPAJxS3MrHc6Em6CV1puEmwLJJCkukAzjNB1UMKXjDYdVEWLP9wEkVHxeKDBJk3gAanz4a+CiV8STyEfupYNNLK/0VzyKI7UxhvaDxmVECbzSuzZdvFhjjVRMkpuQn0wQWnQ2KpK/Ztpkh7ged1d5kYcrSLSZhcfs19L12mPzASPPco7apmdIXoLuaj08LTaZbTYDxDQD5wlRBxKDZuzK1TvE5R/VMnmB4b1Pq7ABmD4w0e5pKtmnmnMyY9qMN2iwvoI713aRy32j3JrZ9eplBaXjm0u58PH2prtLiS/EuP4dGjSwtMaibm6vOwrx6N4DvxacNb67+g0VfeVCBp18b+F2I8S4+8pjDbfxefJnq59QCJkcQHCfYtkNLwqbtBsx9XK+k6HsmBpw0dqPd5o2R9EvkuzI1La+Mc7Rxm12Fo8S0D2o8fsur6QuJz5u8SJFwNLk8o6o9jbezH0VYFlUWvbMeHI+w7lduKcUl2QfZcsx208J6TCvEnM8wyT6sGXWHHToV5hjcK+jGYiTcQTpuNxofava9sbO9LBbAcJndM34az71n8T2az3fSa4j+0+U/BRyYVLldzRg1MsXHg8vdjXGJMwI0GngtJsnYrXt/n0nmYylr2s7sGDJaYvBtYgEEaLYf/wA4o4hjSAcO4SDlkhwgQcr3G85uHuWtwvZljLd0jmDpEEa7/wBosuVmnse1nT/k7o2ef4VzKPdObJa7S10RbMIgX1LRAM7t2l7KdosFTDw7FNBdByva6nETvcIJMiwJWmo7DoNM+ja48SJ3zpp9BHT2NRHq02N1/A0xOuWQcvgsspRZVKe4oO0G39n16VSm54rQ0kikMxpxo7OBDDMedxEleWbY7SYjEwKzy5rfVaWttAgEwBJN56zC95xGHaabqd2tIjuS0jpl08F4htrs5Up1amQte0POWAQ6Df1coFp3cLcFbglEu00o3yQ9tbddiTTL6dNrmNDP5TCzMBoXCdRJ0A10Uvs7tqpg6memYaXNL2QO80XyzqD471VUxLspGV3AiPfdansZ2fdiXl2Rr6be64vmASLQPxEW/wAp4A6ZNVybZbVHnsex0qoc1rho4AjoRISRUmBrQ0aAADwSAWDachgkLjijcEBCgwOByIBDCIJICxSSSXUQEbFmwURzlNxTZbbUfRUB9Autx1N/ZCzZMe7IJt+CrxdXM6ZsLC/mUyah09ytzsscz8km7KG6fL911sc8cIpIyvFNspoXQrr7qH5t3y8Ny4dkMn1h00U+vAj0ZFO0IgVYV9nkHuwfGPZKB2zT+ZvSfmn1YPyLpSXghulcKkfZde80wJ16+Cdp4IwCS2DG8b9yfUj7DZL0QVD2rSdUpuYx2QmJdym4133Ctn0W6Z2/5Dmo+Kw7MjxniWuBOsSLmx3TxT3pkXBo80r4dxq+jsX+paBJ33sOOq3GxNnChTAiHG7r74A5qi7FbOFRzqjrhsZS4TLiZzciIF/6ltvQDiowaXIlGxhq7KeNBN5P1U7Q6ordr7LbWbOjx6p08CeCj7Jx7mj0dcw5pgFxEu0Im97HXzMq4lRto7PZWaA9s37p3jp5ab1IjXokkIXJDgjc2Ehh4SuWmdyuslp3KhUzZ+JPqzInTfoVj1enU42u6L8M64ZYJJP0keBQtLbd06Tcx7zDlxdrs1BLMbc7OTL6IkkyWz1nXwsFqgwTOSZ0uD7DYeCatOhiYjU/qE6aGnR5jidnvaP5lJ2WY77T7nC6lbDfUoH/AOOwAOIJDWjK46XO7hNl6T6AFpiL3aTuBjxG9dNBomGxAn3/AC9oU3dE+o6obY6w4xdIv5oSbCeWvNHUYAYHkMl/8iT7FCKbKwc8omhCXAN0EkxuPj3R1XcpMAJOPIBBDSqtdOUgwYPVO+gGbQZY05yOHVDh6LIJazKDebfA+9S2MCwSSpEwOiS3gVW28VUYz+Tl9JqA6QDGozAGOsFY+rtnaDHOc4WizWMY8NjnmzE87C2gWr2rVcHgDc2eGpOpAJGgUA+kOmT/ACJ9wH0Un3JIyOK7f4hnddlnoafO2YEGLaIKXbuvUsHEEDUZHC+nqa/stbXwVZ2+l0LSfe4Kmd2QcXF4FMPMklrcvmQ+OHOyVslwZWjUNN7niq70r9XObDjewLxdwBnUHU9VN/1fiGSRTzc8x3gaCRFwXb9QNwWmb2fxQ0qNgbiASb8SfqEX+n67pmoOuVvkjkfBjD27rt1oknmydZvdv1KNv8SMUACKI4DuDQDX1efvWpxPZTEH/wCw0Wiwb4mI+uSrdo9kcQBLcW2xNiI8yHdelkWHBSjt7j3uAaGU50hgB04nnyRjaGMrNiviKoDs2YNgWOU5RlNoAO78Sd/05jmuJD6ThFpJHGLEXvvU3C4bFMnPTpv0AIcL6XJ3Hkiw4OYJ1MEE1KxtEZiBYOA7vIGPDxVtSxNEgtl8REEjQ/smqdd8d6iJtYPBnWddN6YrOF5onzAkcd3JG5g4plpgatGkIpudE+qLx4KVX2m0cSPAfBZ1rAdGEcLk3vvuiOHdwN/YedrfopdWS8kelAtnbXJIytgSfWG7lHvUWptOrP4IvbIZHiXRyUD7JU1DyOo6b78kQ2dWJ9cXFrEfBCzT9h0oeiR9uqwZcwWtYHqIJUX7bUiPSgnf3W9eE8lJ+4XO9Yi/X4pit2TJ3iLfiTeWb8goQRLwe3o7tQi41iINtd0c7fEsY7tMG3DJvaHDdqZ3gfEWCqX9lKmaLiefI8D4qJiuylcaFxjQEzz3+amtRJIhLBFsuaHa6ncPp1BB1gR7/BXOG2jTeMzHRz0IXn1bZmJpgjIYO7rlk2HIKDicRVblIBaW6HztBtx3b1bHUf3EJaf+09ZbttlIHMSbSWy0kzqRN45K3p49xN2mMoiCNTqDlPh4HlPzztDaNZ7gXvmCDBPdJbES2Y6rQs7SYmlmJp5C4Nb6xFxcjmLk+I1WbJGDdosjF1ye5VKhAbaeMSfLj4qK3EO9JGV05okgaQDx+oXnWw9u4lzaEOqA04BzVGnMO5mJzNi/1uWywOLfnLnVHyfwk0wIgXGVk3j26KvpxG4l8DDTmBM3J6onu9b+3S1tb2vf/wDKi4OoSwg5jnMyTMZrxYfNTBiSbRqDv8Pkn04iIbCTAGvw3k2TweJsWgRmEOIEcYEecnRHeMpiN408NeftRekd/SN27wGqUcSQEWq4gS2XEgRDjB4gFzo87rgpOgZmgDr8Qpge7fBB4keaAGDo0RuDh0v4p9OIqOtpuzwQ2clyOulwhqYc5SZbESCIHHi0jhdOZ3ZsxGogDMOuu9GKjzubGms/XRT2oKHqLIa0G8ADyXF1jrJKVAMls/R+aIYdvAeS6kihnHUrWMeA+SZGH4mfAfJJJKgCFHr5NQ+gP7x8EkkUAFbBF28D6Civ2PJOl/0+QSSSoBN2NoSA4tJLSSbGCPHU6pt2x3TMNJ1m3LkupIodjlPZZ3hu9C/ZJk91v14LiSKQWA3Yf9I8CiOw+ntSSRSCzv3JzHtRDYvSfqdySSKQWF91HiP0TX3TU/MCOEk9NUkkUIbdsR+YEECOBjraFMbs073fH3pJIodhHZY014/tHRR63Z2k7UT1j/1SSTpCtlPiP4d4V5Pcb7fbBU2h2RoiJY0xprwA1nkPakkikPcyfhtiMZGVrQAIgADfKks2eAIA3g+WX/1HmkkihWE3CRPMg68PBdp4QNMgbiPMzwSSRQCfhpM5fCdfZ0/xC59mMRHjInT+3j3uvkkkigCdTNraC19P+KA0jpG8GMw3RBu3kEkkAcLLRB0izhpb+nknG1CNw8/0SSSAfa34nzuuJJKQj//Z
news.luaninfo.com
Ibu Yake bercerita bahwa memang Yake sejak dulu sudah sering mau membantu untuk mengurangi beban di keluarga. Ia pun sering bertanya apakah dia boleh menjual lukisannya demi membantu ayahnya. Bahkan dia mengatakan, tak perduli berapa uang yang mampu dia kumpulkan, niatnya hanya ingin memberikan sumbangsih nyata kepada Ayahnya itu. Tak pelak, ibu Yake pun mengabulkan permintaannya tersebut.
Banyak Netizen di Sina Weibo- sosmed raksasa yang digunakan oleh banyak pengguna internet di Cina, memberikan jempol sejak cerita Yake menjadi viral dan tersebar secara online. Bantuan dan simpati pun mulai berdatangan untuk membantu meringankan beban keluarga Yake.

�Pesan untuk Ayah : Putrimu adalah hartamu yang paling berharga,�komentar @ALOne.
�Sungguh berbakat, dia akan menjadi pelukis yang handal,�tambah komentar @mialluLimk.
� Jempol untuk si anak! Saya ingin membeli lukisannya,�tandas @woshifengziAmonet dan masih banyak lagi komentar bernada serupa.

Sungguh mulia niat si anak, kita doakan bersama semoga diberikan keringanan dan sang Ayah cepat sembuh seperti sedia kala.


(sumber)

Minggu, 20 September 2015

Jual Jasa Pelukan Wanita ini Memeluk Orang Untuk Mengobati Sang Pacar

Jual jasa pelukan wanita, pasangan kekasih Yuan-Yuan dan Jian Binhui menjadi perhatian banyak pejalan kaki di kota Langfang, provinsi Hebei, Tiongkok. Mereka tampak berpelukan dan menangis sesenggukan. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi pada mereka.


Jual Jasa Pelukan Wanita

Dari foto yang beredar di internet, di depan sejoli itu terpasang papan kardus dengan tulisan yang membuat getir siapa saja yang membacanya. "Untuk menyembuhkan pacar saya, saya menjual jasa pelukan seharga 10 yuan."

Rupanya Yuan menggelar lapak untuk mengumpulkan uang demi biaya operasi pacarnya. Dari laporan Shanghaiist, diketahui jika Jian menderita penyakit ganas dan memerlukan banyak biaya untuk operasi.

Setiap pelukan, Yuan mendapatkan uang Rp 20 ribu yang kemudian dia kumpulkan. Namun, tindakan Yuan tersebut rupanya tidak mendapat restu dari Jian. Dia yang datang ke tempat kekasihnya memintanya untuk berhenti melakukan hal itu.

Keduanya terlihat nelangsa dan sedih. Mereka pun berpelukan dan menangis haru. Kepada wartawan, Yuan menjelaskan jika Jian memerlukan sedikitnya Rp 519 juta untuk operasi transplantasi sumsum tulang belakang.

Jual Jasa Pelukan Wanita

Yuan sendiri tidak memiliki tabungan uang sebanyak itu, sementara operasi tidak bisa ditunda sebab mencari donor yang cocok bukan perkara mudah. Yuan mengaku melakukan hal itu karena terinspirasi seorang pria yang melakukan hal serupa demi biaya operasi anaknya.



(sumber)

Akibat Fatal �Ngerjain� Kawan Secara Berlebihan!


Video ini memang sudah lama beredar di lalu lintas jagad online.
Juga tidak diketahui secara pasti, apakah video ini hanya rekaan atau kejadian yang sesungguhnya.
Namun, dari video ini kita bisa memetik pelajaran yang berharga: bercanda yang berlebihan bisa berakibat fatal.

Video ini diunggah akun Daylight Indonesia di YouTube pada akhir 2011 lalu.
Silakan dilihat dan direnungi pelajaran dari apa yang tersaji dalam video ini!


(sumber)

Pria Ini Lebih Peduli Pacar dari Motor Saat Kecelakaan


Seorang pria di Thailand menjadi perbicangan di media sosial usai aksi melindungi pacarnya saat keduanya mengalami kecalakaan bermotor. Dari video berdurasi 1 menit 23 detik ini yang direkam lewat helmet camera, pria tersebut menunjukkan rasa sayangnya terhadap pacar daripada motor gedenya.
Lewat kamera yang ada di helmnya terlihat pria pengendara motor gede ini tetap melaju dengan sangat kencang di tengah hujan lebat.

Saat dirinya dan sang pacar nekat berkendara di tengah hujan lebat itu tiba-tiba roda motor mengalami slip karena kondisi jalan yang licin. Keduanya pun terjatuh dari motor dan meluncur beberapa meter dari lokasi mereka terjatuh. Sang pria pengendara motor langsung menarik tangan pacarnya, mendekapnya dan menaruh kepalanya di pangkuan untuk menghindari kecelakaan lebih parah.
Begitu keduanya akhirnya berhenti meluncur terantuk pembatas jalan, dia memastikan pacarnya baik-baik saja, sebelum berjalan ke motor dan mematikan mesin.


(sumber)

Kamis, 17 September 2015

Ahmed Bocah Jenius Asal Sudan Dipanggil Presiden Obama

Ahmed Bocah Jenius Asal Sudan Dipanggil Presiden Obama

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengundang Ahmed Mohamed -anak 14 tahun asal Texas yang ditangkap karena jam buatannya disangka bom- untuk ke Gedung Putih. Menulis di akun Twitter-nya Obama menyebut jam buatan Ahmed "keren", sambil berkata seharusnya lebih banyak anak yang menyukai sains seperti Ahmed.

Ahmed, muslim keturunan Sudan, diinterogasi polisi karena jam buatannya yang ia bawa ke sekolah disangka bom rakitan. Ahmed membawa jam itu ke sekolah dan memperlihatkannya kepada guru teknologi. Guru lain melihat jam tersebut dan mengiranya sebuah bom rakitan, lalu memanggil polisi, hingga akhirnya Ahmed ditangkap dan ditanyai polisi.


Reaksi keras bermunculan di media sosial dengan tagar #IStandWithAhmed.

Ahmed akhirnya dilepaskan karena tak ada tuduhan yang dikenakan kepadanya. Pihak sekolah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka, "selalu bertanya kepada siswa dan staf untuk segera melapor bila melihat ada sesuatu atau ada tingkah laku yang mencurigakan".

Ayah Ahmed, Mohamed Elhassan asal Sudan mengatakan putranya, "hanya ingin membuat sesuatu yang bagus, tapi karena namanya Mohamed dan karena kejadian 11 September maka putra saya mendapatkan perlakuan tak layak." Dewan Hububungan Amerika-Islam mengatakan kecurigaan ayah Ahmed mungkin tepat."Saya rasa ini tidak akan dipertanyakan bila namanya bukan Ahmed Mohamed," kata Alia Salem, anggota dewan setempat.



(sumber)

Jangan Biasakan Meminta Oleh-oleh dari Teman yang Berpergian



Sahabat, sadar ataupun tidak, kita sering meminta "buah tangan" alias oleh-oleh ketika kerabat atau sahabat kita bepergian, begitu juga sebaliknya. "Jangan lupa oleh-olehnya ya..", adalah kalimat yang "lumrah" terdengar kita bila hendak bepergian.

Namun, tahukah Anda bahwa RASULULLAH shallallahu alaihi wasallam melarang seorang muslim untuk meminta-minta dari orang lain, tanpa ada kebutuhan yang mendesak.

Karena perbuatan meminta-minta merupakan perbuatan menghinakan diri kepada makhluk dan menunjukkan adanya kecendrungan kepada dunia dan keinginan untuk memperbanyak harta.

Dan beliau shallallahu alaihi wasallam mengabarkan bahwa barangsiapa yang melakukan perbuatan meminta-minta yang hina ini, maka dia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan tidak ada sepotong dagingpun yang melekat di wajahnya. Ini sebagai balasan yang setimpal baginya kareka kurangnya rasa malu dia untuk meminta-minta kepada sesama makhluk.

�Terus-menerus seseorang itu suka meminta-minta kepada orang lain hingga pada hari kiamat dia datang dalam keadaan di wajahnya tidak ada sepotong dagingpun,� (HR. Al-Bukhari no. 1474 dan Muslim no. 1725).

�Sesungguhnya harta ini adalah lezat dan manis. Maka siapa yang menerimanya dengan hati yang baik, niscaya ia akan mendapat berkahnya. Namun, siapa yang menerimanya dengan nafsu serakah, maka dia tidak akan mendapat berkahnya, dia bagaikan orang yang makan namun tidak pernah merasa kenyang. Dan tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah,� (HR. Al-Bukhari no. 1472 dan Muslim no. 1717).

Ringankanlah orang yang menjalani Safar karena safar adalah potongan dari azab.

Abu Hurairah meriwayatkan dari Nabi Saw bersabda,
�Berpergian (safar) itu adalah sebagian dari siksa. Ia menghalangi seseorang dari makan, minum dan tidurnya. Maka apabila seseorang telah selesai dari urusannya hendaklah ia segera pulang ke keluarganya,� (HR Bukhari dan Muslim).

�Dikatakan bagian dari azab, karena safar akan meninggalkan segala yang dicintai,� (Fathul Bari, Ibnu Hajar).

Bisa jadi yang dimaksud dicintai ini adalah keluarga yang ia cintai, rumah yang nyaman, ibadah yang teratur, dan lain-lain.

Sedang setiap perjalanan tidak ada jaminan akan bisa kembali, lalu mengapa kita bebani dengan titipan dan amanah yang membebani.

Sekadar tips buat yang bersafar, untuk menjaga saudara kita dari meminta, jika berkelebihan rezeki akan lebih indah jika kita memberi sedikit oleh-oleh karena tangan di atas lebih mulia.

Dan tips untuk yang menerima oleh-oleh bersyukurlah atas setiap bentuk rezeki yang didapat karena dengan bersyukur kita akan semakin mendapat nikmat yang banyak.
Semoga bermanfaat...


(sumber)

Harga Hijrah Terry Putri adalah Surga

Harga Hijrah Terry Putri adalah Surga

METAMOR FOR SELF bukan kata serapan tanpa makna. Tema tersebut sengaja dipilih dalam talkshow Sabtu (12/9) untuk mengajak muslimah berhijrah, make a change untuk diri sendiri. Maka, ustadzah F Rismayanti, da�iyyah asal Malang dan Terry Putri, artis yang memutuskan untuk berhijrah, sengaja dihadirkan.

Menyitir QS Ash-Shams ayat 9-10, ustadzah Risma menyebut, sesungguhnya pada setiap jiwa Allah memberi dua potensi, kefasikan dan kebaikan. Setiap hamba-Nya bebas memilih di antara kedua jalan tersebut. Beruntung dia yang menempuh jalan taqwa, dan sungguh merugi dia yang jalan fujur atau fasik. Jadi, berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik adalah pilihan setiap manusia dan bukan sepenuhnya takdir atau ketetapan Allah.

Pun bagi Terry Putri, artis yang mantan presenter olahraga ini berhijrah dengan menutup auratnya sejak Mei 2015 lalu sebagai bentuk ketaatan kasat mata kepada Allah SWT. Hidayah, lanjut Terry Putri, sebenarnya ada dimana-mana. Berhijrah, bagi Terry karena iming-iming surga lebih menggiurkan daripada uang dan ketenaran yang ia dapatkan selama ini. Terry meyakini, setiap orang punya hati nurani untuk menjadi lebih baik.

Dan, berhijrah itu memang butuh proses. Tak dimungkiri di setiap proses berhijrah, godaan datang silih berganti. Agar tetap istiqomah, Terry memiliki rumus, Stop + Thinking + UUT (ujung-ujungnya Taat).
Sebelum melakukan sesuatu hal, Terry akan berhenti sejenak dan merenungkan apakah yang akan dilakukannya ada kaitannya dengan ketaatan atau tidak.

Setelah itu di setiap langkah yang ia tempuh, senjata terakhir yang ia lakukan adalah UUT, ujung-ujungnya taat.

Satu hal yang mesti diingat adalah Allah itu Maha Suci dan tak mungkin bagi Allah untuk memberikan ketetapan yang buruk. Dalam berhijrah mungkin akan muncul ketidaknyaman dan kehilangan sesuatu yang disenangi. Namun semua pasti ada hikmahnya dan indah menurut timing Allah.
So, masih ragu untuk bermetamorforself menjadi kupu-kupu nan cantik?


(sumber)

Dunia Memeluk Ahmed, Remaja Pintar yang Disangka Membuat Bom

Dunia Memeluk Ahmed, Remaja Pintar yang Disangka Membuat Bom

Presiden Barack Obama, CEO Facebook Mark Zuckerberg, Google hingga Twitter menaruh perhatian besar pada siswa asal Texas, Amerika Serikat, Ahmed Mohammed. Ahmed diundang Obama ke Gedung Putih, Zuck mengundang ke kantor Facebook, begitu juga dengan Twitter dan Google yang ikut mengundang Ahmed.

Siapa Ahmed dan bagaimana kisahnya hingga para tokoh berperngaruh di Amerika Serikat itu berebut ingin bertemu dengannya?

Dilansir sydneymorningherald, Kamis (17/9/2015) Ahmed pelajar muslim berusia 14 tahun itu begitu bangga bisa menciptakan jam digital dari beberapa perangkat dan kotak pensil yang akan ditunjukan ke gurunya pada Senin (14/9) lalu.

Respons gurunya di MacArthur High School justru malah memanggil polisi karena berpikir jam buatan Ahmed adalah sebuah bom. Ahmed yang bercita-cita ingin menjadi insinyur itu diborgol polisi dan ditanya soal jam buatannya.

Sejak peristiwa itu dan gambar Ahmed yang terlihat kebingungan saat ditangkap beredar, dukungan untuk Ahmded di media sosial mengalir deras.

Ahmed adalah anak yang percaya diri, remaja berkacama tebal ini mulai bersekolah di MacArthur High School sejak beberapa minggu lalu. Dia memiliki bakat dalam mengutak-atik sebuah benda misalnya dia membuat radio sendiri dan speaker bluetooth sebagai hadih untuk temannya.

Dia ingin memberitahukan gurunya soal temuannya. Sehingga pada Minggu malam dia memasang perangkat jam digital buatannya (sebuah perangkat kecil di atas papan dan tombol penghubung).

Ahmed dengan bangga menunjukan hasil kreasinya kepada gurunya di sekolah. Namun gurunya terlihat khawatir.

"Dia (Teknik Mesin) suka, katanya itu bagus. "Saya sarankan kamu jangan menunjukkan jam ini kepada guru lainnya," ucap Ahmed menirukan ucapan gurunya saat itu.

Foto: Reuters


Saat pelajaran Bahasa Inggris, jam Ahmed berbunyi dan mengganggu guru Bahasa Inggris yang sedang mengajar itu. Ahmed lalu menunjukkan jam ciptaannya ke depan guru. Namun guru tersebut justru mengatakan jam buatan Ahmed seperti bom.

"Saya bilang kepada beliau, ini bukan bom," ucap Ahmed.

Namun guru Bahasa Inggris itu tetap mengambil jam dan meminta Ahmed datang ke ruang kepala sekolah.

"Mereka meminta saya ke sebuah ruangan dengan 5 orang petugas yang menginterogasi saya dan mengeledah barang-barang saya. Mereka mengambil tablet saya, sambil bertanya " Jadi kamu mencoba untuk membuat bom? Saya menjawab, "Tidak, saya mencoba membuat sebuah jam," kisah Ahmed.

Namun jawaban Ahmed itu diragukan dan petugas tetap tidak percaya. "Itu terlihat seperti bom bagi saya," ucap petugas seperti ditirukan Ahmed.

Ahmed lalu dibawa ke kantor polisi, diborgol dan diambil sidik jarinya.

Sumber: nbcnews.com


Selama pemeriksaan, petugas berulang kali mengikat nama belakang Ahmed. Ketika Ahmed mencoba menelepon ayahnya, petugas bilang dia tidak bisa berbicara dengan ayahnya sampai selesai pemeriksaan.

"Saya merasa ini tidak adil, karena saya membawa sesuatu ke sekolah yang tidak membahayakan bagi siapapun. Saya tidak melakukan apapun yang salah. Saya hanya menunjukkan kepada guru saya sesuatu," kata Ahmed.

Setelah pemeriksaan itu, polisi merilis bahwa bom yang dikhawatirkan itu tidak ada. Jam digital yang diduga bom itu memang benar sebuah jam.

Keluarga Ahmed mengatakan karena peristiwa itu Ahmed diskors dari sekolah selama 3 hari. Menurut Ayah Ahmed, Mohamed Elhassan Mohamed, hal ini merupakan dampak dari Islamophobia.

"Anak saya hanya ingin membuat sesuatu yang berguna. Tetapi karena namanya Mohamed dan karena peristiwa 11 September itu, saya rasa anak saya mendapat hal yang buruk," ucap Elhassan yang merupakan imigran Sudan ini.

Walikota Irvine tempat Ahmed tinggal, Beth Van Duyne mendukung sekolah dan polisi untuk menginvestigasi ancaman dari siswa yang membuat jam tersebut.

"Saya tidak menyalahkan pihak sekolah atau polisi yang menyelidiki apa yang dianggap mereka sebagai ancaman. Mereka punya prosedur untuk menangangi ancaman atau tindakan kriminal yang ditemukan. Mereka mengikuti prosedur untuk melindungi para siswa dan pihak sekolah..," katanya.

"Saya berharap kejadian ini tidak membuat tidak mengurangi ketatnya pengawasan polisi dan personel sekolah untuk menjaga keselamatan dan keamanan sekolah kami," tambahnya.

Berdasarakan informasi yang dilansir CNN, Kamis (17/9/2015), media sosial langsung bereaksi terhadap apa yang menimpa Ahmed. Tagar #IStandWithAhmed pun sempat menjadi trending topic world wide setelah di tweet lebih dari 100.000 kali sejak Selasa (15/9) pagi.

Kasus ini menghebohkan Amerika Serikat karena polisi dan guru dianggap diskriminatif. Banyak yang kemudian mendukung Ahmed. Termasuk Presiden AS Barack Obama yang mengundangnya ke Gedung Putih.

"Jam yang keren Ahmed. Maukah kamu membawanya ke Gedung Putih? Kita harus menginspirasi lebih banyak anak seperti kamu agar menyukai ilmu sains. Itulah yang membuat Amerika hebat," tulis Obama di Twitter resminya.

Obama puji jam buatan Ahmed (Foto; Dok Twitter)


CEO Facebook Mark Zuckerberg juga mengundang Ahmed ke kantor Facebook.

"Memiliki skill dan ambisi untuk membuat sesuatu yang keren harus dihargai, bukannya malah ditangkap. Masa depan dimiliki oleh orang seperti Ahmed. Ahmed, jika kamu ingin datang ke Facebook, aku ingin bertemu denganmu," tulis Zuck di Facebook.

Sedangkan Google mengundang Ahmed agar ambil bagian dalam pameran sains yang mereka adakan. "Bawalah jam kamu itu," kata pihak Google.

(sumber)

Rabu, 16 September 2015

Seorang Diri, Pria Ini Membelah Gunung Demi Membuat Jalan Setelah Istrinya Meninggal

Bukit Gehlour adalah kawasan punggung gunung yang rendah tapi cukup berbahaya. Punggung gunung ini dulunya memisahkan sebuah desa dan tempat pelayanan masyarakat di sisi lainnya. Bahkan, banyak warga dari desa Gehlaur ini harus menempuh berkilo-kilometer mengelilingi bukit tersebut untuk mencapai ladang dan sekolah mereka.

Bisa dibayangkan betapa sulitnya hidup mereka saat itu. Namun semua ini berubah setelah kematian tragis yang menimpa istri Dashrath Manjhi, Phalguni Devi. Suatu ketika, Devi yang sedang hamil melintasi jalan kecil di perbukitan yang tinggi tersebut untuk membawakan air dan makan siang untuk suaminya. Tapi ia terpeleset dan mengalami luka serius. Manjhi yang panik membawa istrinya yang berdarah-darah ke rumah sakit terdekat yang berjarak 70km. Namun Devi tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.

Manjhi yang patah hati sepeninggal istri yang sangat dicintainya itu kemudian mulai mengutuk gunung tinggi tersebut. Ia bersumpah bahwa hal yang sama tidak akan terjadi lagi. Manjhi kemudian mengambil palu dan pahat, kemudian memulai misi yang bagi banyak orang adalah hal mustahil. Ia mulai mengukir gunung untuk membuat jalan menembus gunung.

Dasrath Manjhi [Image Source]
Dasrath Manjhi [Image Source]
Warga desa dan bahkan ayahnya sendiri mengolok-oloknya karena menantang gunung. Tapi Manjhi kukuh dengan keputusannya. Bahkan ketika kekeringan melanda Gahlour, Manjhi dengan kukuh meneruskan pekerjaannya dan tidak mempedulikan olok-olok setiap orang. Ia bahkan terpaksa minum air kotor dan makan daun untuk bisa bertahan hidup. Tidak cuma penduduk lokal, pihak pemerintah juga tidak mempedulikan usahanya. Beberapa orang yang tidak suka ia berusaha membelah gunung membuatnya ditangkap dan dipenjara. Tapi seorang jurnalis yang peduli padanya melakukan protes memintanya untuk dibebaskan.
Jalan yang dibuat Manjhi sudah diperlebar [Image Source]
Jalan yang dibuat Manjhi sudah diperlebar [Image Source]
Setelah bertahun-tahun, penduduk lokal mulai menghargai hasil kerjanya yang mulai menampakkan hasil. Banyak dari mereka mulai menyediakan makanan dan peralatan bagi orang yang kemudian diberi nama �Mountain Man� atau Pria Gunung. Setelah 22 tahun bekerja tanpa menyerah, Manjhi sendirian menyelesaikan jalan membelah gunung sepanjang 1km, dan selebar 50 meter. Jalan yang dibuat Manjhi tidak hanya langsung membelah gunung, jalan ini juga memperpendak perjalanan untuk para warga desa yang sebelumnya harus menempuh jarak 55km menjadi 15km saja. Jalan yang dibuatnya juga membuat perjalanan menjadi lebih aman dan memungkinkan kendaraan kecil untuk lewat. Baru pada tahun 1982, hasil kerja Manjhi ini membawa kemajuan yang lebih baik lagi. Pemerintah kemudian baru ikut serta untuk membangun dan memperlebar jalan ini.
Ilustrasi rute awal dan jalan yang dibuat Manjhi [Image Source]
Ilustrasi rute awal dan jalan yang dibuat Manjhi [Image Source]
Manjhi kemudian meninggal dunia pada 17 Agustus 2007 di usia 73 tahun. Namun jasanya terus dikenang oleh penduduk hingga saat ini. Bagaimana keteguhan seseorang bahkan mampu mengalahkan gunung batu yang tinggi. Seandainya kita mau bertindak dan bersikap teguh dengan apa yang kita yakini benar, sebenarnya kita bisa melakukan apapun. Jangan pernah meremehkan kekuatan satu orang. Karena ternyata satu orang Manjhi mampu membelah gunung.

(sumber)

Kisah Ibu Lalibai dan Kaum Pembersih Kotoran Manusia

Kisah Ibu Lalibai dan Kaum Pembersih Kotoran Manusia

Nama ibu ini, Lalibai, dia adalah satu dari empat ibu-ibu lain yang masuk dalam kasta terbawah di India. Sebab kasta yang melekat itu, sejak usia 2 tahun, dia harus menerima pekerjaan membersihkan kotoran manusia sepanjang hidupnya.

TAK terbayangkan dalam benak kita ada manusia yang seolah tak punya hak untuk mendapatkan pekerjaan lain selain membersihkan kotoran, tulis Amy Braunschweiger di hrw.org-Human Right Watch mengawali kisah Lalibai dan kastanya. Tiap pagi, dia membawa keranjang dan tongkatnya dari rumah ke rumah, mengangkat sampah dari kakus, dan membawanya di luar desa.

hrw.org | Digvijay Singh
Dia tentu tak suka melakukan itu, tiap harus harus menemukan sesuatu yang menjijikkan, dan itu membuatnya sakit secara fisik dan psikis. Lalibai "dibayar" dengan roti, itulah yang terjadi di komunitasnya, sebab dianggap sebagai kasta berpangkat terendah, dia tidak bisa membayangkan ada kehidupan lain.

Di India, orang-orang dari beberapa komunitas yang dianggap kasta rendah disebut "tak tersentuh" atau Dalit, sorotan kisah Lalibai itu sudah dipublikasikan sejak setahun lalu. Kondisi itu tak berubah,  kondisi mereka yang berada di kasta terendah masih menjalani pekerjaan yang hampir sama, semua diabdikan oleh fotografer Sudharak Olwe.

BBC | Sudharak Olwe
Ada sekitar 30.000 pekerja pemeliharaan, juga dikenal sebagai penyapu, dipekerjakan oleh otoritas sipil di kota Mumbai, India. Para pekerja, semua dari mereka Dalit, mengumpulkan sampah, menyapu jalan-jalan kota, membersihkan selokan, memuat dan membongkar truk sampah dan bekerja di lapangan pembuangan.

Dan "tanpa kecuali, semua dari mereka membenci pekerjaan mereka", kata fotografer Sudharak Olwe yang mendokumentasikan kehidupan mereka selama setahun. Foto-foto masih berhubungan kuat dengan kisah ibu Lalibai, mereka menghadapi hambatan yang signifikan peran dari peran dikastanya itu, imbas dari sistem pemerintah setempat.

Laporan Human Rights Watch terbaru, perempuan dari kasta ini masih membersihkan toilet, sementara pria pembersihan selokan dan septic tank.

BBC | Sudharak Olwe
Mereka diminta untuk membersihkan hingga sampah buang air besar di daerah termasuk jalan-jalan dan bidang setiap pagi. Sebenarnya, India telah lama memiliki undang-undang di tempat yang melarang pemulungan manual dan, baru-baru ini, mendukung orang itu untuk meninggalkannya.

Tapi sebutan kasta begitu membudaya bahwa ketika orang mencoba dan meninggalkan mereka mungkin tidak dipekerjakan untuk bekerja di tempat lain. Pada kasus yang ekstrim, bahkan mungkin menghadapi kekerasan fisik, seperti Lalibai, di desanya, dia dilarang menangani sayuran di pasar dan mengambil air dari keran desa.

Tidak ada yang akan memotong rambutnya, dan jika dia berusaha untuk berdoa di kuil, dia akan berbalik.
Kastanya dilarang untuk melakukan prosesi pernikahan atau bahkan musik dan menari di pesta pernikahan.



(sumber)

Hebat, Pengemudi Go-Jek Ini Mahasiswa S3


Hebat, Pengemudi Go-Jek Ini Mahasiswa S3

Thomas Sutana adalah guru Bahasa Inggris sekaligus mahasiswa S3 kajian Teknologi Pendidikan. Dia berhenti mengajar karena harus merawat istrinya.
Namanya Thomas Sutana. Dia adalah seorang pengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di Ibukota. Tetapi, dia harus mengambil keputusan yang berat, mengundurkan diri dari tempatnya mengajar. Penyebabnya, dia harus merawat istrinya yang mengidap kanker rahim stadium 3C.

Dia tahu betul aktivitas mengajarnya akan sangat terganggu dan pasti dia akan sering tidak masuk kerja. Untuk bisa menyambung hidup dan membiayai pengobatan sang istri, Thomas memutuskan bergabung menjadi pengendara Go-Jek. Pekerjaan sebagai pengendara Go-Jek dia jalankan di sela-sela kegiatan merawat sang istri. Ada hal luar biasa yang ternyata juga dikerjakan Thomas. Dia selalu berusaha berkonsentrasi untuk menyelesaikan kuliah S3. Di sela mengantarkan penumpang dan merawat istri, dia menyempatkan waktu untuk mengerjakan tugas kuliahnya pada kajian Teknologi Pendidikan.

Meski sibuk, Thomas masih bisa menorehkan prestasi. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang mampu diraihnya pada semester lalu cukup membanggakan, 3,75. Dia punya keinginan menyelesaikan riset dan seluruh waktu kuliahnya dalam dua tahun ke depan. Demi sebuah mimpi, terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif bagi para generasi penerus bangsa.


(sumber)

Kesempurnaan Idola Cantik Internet Ini, Bikin Kita Berkaca Tentang Sedihnya Kehidupan Dunia Maya

Lewat internet, kita mengenal berbagai jejaring sosial, Facebook, Path, Instagram, Twitter, dan masih banyak lagi. Lewat sosial media pula, kita mengenal begitu banyak orang dari belahan dunia lain, dan kita memperkenalkan diri kita pada hampir setiap orang yang memiliki sosial media. Yang sering tidak kita sadari, apakah kita telah memperkenalkan diri kita yang sesungguhnya? Atau menciptakan suatu sosok yang jauh dari diri kita sebenarnya?

Sebuah film pendek berjudul LALIN menceritakan tentang cerita di balik kehidupan seorang net idol atau idola internet yang sekarang ini banyak sekali jumlahnya. Dengan wajahnya yang cantik dan kulit yang mulus, dengan cepat LALIN mendapatkan banyak pujian dan follower di dunia maya.
Namun yang sering kita lupa saat melihat sosok idola di dunia maya adalah, kita tidak pernah benar-benar mengetahui atau mengenal mereka. Mengapa kita hidup dalam fantasi seperti itu?

Diceritakan bahwa Lalin adalah seorang wanita cantik di dunia maya. Banyak orang memujanya meskipun mereka tidak mengetahui siapa dia sebenarnya. Wanita asal Thailand ini tinggal di Jepang, dan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ia selalu memakai masker. Suatu hal yang lumrah di negara tersebut karena masker digunakan untuk melindungi diri dari polusi. Jadi tidak akan ada seorangpun yang memperhatikan Lalin yang selalu memakai masker. Padahal Lalin memiliki alasan lain.

Lalin terlalu fokus pada kehidupannya di dunia maya, sampai ia akhirnya bertukar pesan dengan seorang pria. Setelah komunikasi yang cukup intens dan rutin, si pria mengambil keputusan bahwa ia akan mengunjunginya ke Jepang. Namun setibanya di Jepang, Lalin menolak untuk menemuinya dan justru menyuruh si pria pulang kembali ke Thailand. Mengapa demikian?


Cerita pendek tersebut mencoba membuka mata kita bagaimana sekarang ini banyak orang terlalu fokus pada image yang dibangun di social media. Akibatnya, kita justru tidak memperhatikan apa yang ada di sekeliling kita. Kenapa sih kita terlalu pusing memikirkan kehidupan di dunia maya? Hanya demi �Like�, atau komentar pujian. Apakah sebegitu rendahnya rasa percaya diri kita, sebegitu haus perhatiankah kita sampai terlena dengan balon notifikasi atau bertambahnya follower di jejaring sosial?

Hidup kita ada di dunia nyata, bukan di dunia maya. Daripada pusing mencari cara agar banyak orang menyukai dan memuja kita di dunia maya, kenapa tidak berusaha agar orang menghargai kita di dunia nyata? Karena pada akhirnya, orang yang benar-benar peduli dengan kita ada di sekitar kita, di dunia nyata.



(sumber)
  • Blogger news

  • Blogroll

  • About