1 2 3 4
Tampilkan postingan dengan label Dunia Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 September 2015

Heboh Meme Beda Nasib Aji Santoso dan Indra Safri di Media Sosial

Heboh Meme Beda Nasib Aji Santoso dan Indra Safri di Media Sosial

Kekesalan publik terhadap jebloknya prestasi tim nasional sepak bola Indonesia under 23 (Timnas U-23) dalam ajang Sea Games 2015 di Singapura, tampak belum sepenuhnya sirna. Setidaknya, rasa kesal tersebut terwakili pada meme atau gambar satire terkait Timnas U-23 yang masih membanjiri lini masa jejaring media sosial. Meme yang dimaksud, terutama tentang kiprah pelatih Timnas U-23 Sea Games 2015, Aji Santoso. Gambar tersebut, seperti yang diunggah pada laman komunitas Facebook, Meme Comic Indonesia (MCI).

Sang pelatih, dituding sebagai biang keladi kekalahan telak "Garuda Muda" di tangan Thailand pada laga semi final, pekan lalu. Netizen yang membuat meme tersebut, lantas membandingkan prestasi buruk mantan pemain timnas Indonesia era 90-an tersebut dengan mantan pelatih Timnas U-19 Indra Safri.
Dalam meme itu disebutkan, Aji Santoso memiliki "prestasi" saat menjadi pelatih timnas senior maupun U-23. Di antaranya ialah, dibantai 10-0 saat timnas senior melawan Bahrain pada kualifikasi Piala Dunia 2014, dan keok 6-0 kontra Thailand tahun 2013.

Selanjutnya, Aji menjadi saksi Timnas U-23 asuhannya dibantai 4-0 oleh Korea Selatan, dalam ajang pra-Piala Asia U-23 2016. Termutakhir, kualitas Aji sebagai pelatih gagal membawa Timnas U-23 ke final Sea Games 2015, seusai jadi bulan-bulanan Thailand. Skor akhir dalam pertandingan ini tak kalah mencolok, 5-0.

"Prestasi" Aji tersebut berbanding terbalik dengan Indra Safri. Dalam meme itu disebutkan, Indra sukses membawa Timnas U-19 (yang kini banyak alumnusnya terdaftar sebagai Timnas U-23 Sea Games 2015) menundukkan Thailand 3-1.

Dirinya sukses membawa Timnas U-19 menjadi jawara Piala AFF U-19 edisi 2013. Kala itu, skuat timnas berisikan pemain muda berbakat yang tak terkenal, hasil blusukan Indra ke sejumlah daerah.
Setelah menjuarai Piala AFF U-19, Indra sukses membawa timnya ke Piala Asia U-19.
Pada ajang itu, Indra menginjeksi semangat "Garuda Muda" kala menundukkan tim superior sekelas Korea Selatan.

Namun, takdir berkata lain. Aji dan Indra memiliki nasib berbeda. Meski tim asuhannya kerap dibantai, Aji tak pernah dipecat oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Berbeda dengan Indra, ia justru dipecat. "Sepak bola indonesia emang greget bat gan," tutur netizen berakun Farhan Fadila, mengomentari meme tersebut.


(sumber)

Rabu, 16 September 2015

Ini Hasil Lengkap Liga Champions Rabu 16 September

Ada Chelsea dan Bayern yang menang besar, ada juga tim kuat yang kalah.

Selain Barcelona yang bermain imbang dengan tuan rumah AS Roma, terdapat tujuh pertandingan lain yang dimainkan di bagian kedua matchday 1 Liga Champions, tadi malam.

Dua klub besar, Chelsea dan Bayern Munich, tercatat sama-sama meraih kemenangan besar. Sementara Arsenal justru harus menelan kekalahan pahit.

Berikut hasil lengkap laga perdana fase grup Liga Champions, Rabu (16/9/2015):

Grup E

Bayer Leverkusen 4: A. Mehmedi (4), H. Calhanoglu (47, 75/PG), J. Hernandez (58)
vs
BATE 1: N. Milunovic (13)

AS Roma 1: A. Florenzi (31)
vs
Barcelona 1: L. Suarez (21)

Grup F

Dinamo Zagreb 2: A. Oxlade-Chamberlain (24/OG), J. Fernandes (58)
vs
Arsenal 1: T. Walcott (79)

Olympiakos Piraeus 0
vs
Bayern Munchen 3: T. Muller (52, 90+2/PG), M. Gotze (89)

Grup G

Dynamo Kiev 2: O. Husyev (20), V. Buyalskyy (89)
vs
Porto 2: V. Aboubakar (23, 81)

Chelsea 4: Willian (15), Oscar (45+4/PG), Diego Costa (58), Fabregas (78)
vs
Maccabi Tel Aviv 0

Grup H

Valencia 2: A. Witsel (54/OG), Andre Gomes (73)
vs
Zenit 3: Hulk (9, 44), A. Witsel (76)

KAA Gantoise 1:D. Milicevic (68)
vs
Olympique Lyonnais 1: C. Jallet (58)


(sumber)

Selasa, 15 September 2015

5 Komentar Absurd Komentator Bola Indonesia



Seperti yang kamu ketahui, kondisi persepakbolaan di tanah air sedang mengkhawatirkan. Organisasinya berantakan, yang senior yaa begitu deh. Yang muda-muda sih menjajikan, tapi kita sudah muak cuma diiming-imingi janji (halah).

Nah ditengah kesemrawutan persepakbolaan Indonesia, ada satu hal yang sangat menghibur, yaitu komentator-komentatornya. Mereka makin kesini makin kreatif dalam berkomentar dan bikin kata-kata absurd seperti 'Jebret' dan 'Ahay' untuk ciri khas mereka. Tapi sebenernya gak cuma itu lho. Masih ada lagi yang aneh-aneh.
Apaan aja sih? Yuk disimak.

Jebret 

 

Ahay

 

Cap Jagung...?

 

Kaki Malaikat. WTF 

 

%*^*#+ !!!

 

Gila. Pertandingan sama komentatornya lebih seru komentatornya. Ya begitulah. Kalo kamu bercita-cita jadi komentator bola (di Indonesia), kamu musti.. Kreatif dan ekspresif seperti bapak-bapak diatas. Salam olahraga!


(sumber)
  • Blogger news

  • Blogroll

  • About